Kasus Omicron meningkat pemerintah keluarkan aturan baru pencegahan covid-19

- Kamis, 6 Januari 2022 | 08:26 WIB
Ilustrasi varian Omicron. Foto: Istimewa
Ilustrasi varian Omicron. Foto: Istimewa

Hops.ID - Angka kasus covid-19 semakin meningkat, belakangan sejak varian Omicron masuk ke Indoneisa, jumlah pasien terus menunjukan peningkatan.

Terkait hal itu juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, bahwa penambahan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia masih didominasi oleh WNI yang baru kembali dari perjalanan luar negeri.

Berdasarkan update kasus konfirmasi Omicron, Kemenkes mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021. Kini total kasus Omicron menjadi 254 kasus terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.

Baca Juga: Ngeri! Belasan petugas bandara Soetta terpapar Omicron, penyebabnya...

“Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen)”, kata dr. Nadia di Jakarta dalam keterangannya, Rabu 5 Januari 2022.

Kasus meningkat penularan lebih cepat

Siti Fadilah Supari bahas virus Omicron. Foto: Capture.

Seperti diketahui sebelumnya varian Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021. Sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mencegah serta mengendalikan penularan varian Omicron.

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X