Jangan pendidikan formal aja bun, anak juga perlu dibekali ilmu ini di kehidupan sosial

- Selasa, 17 Mei 2022 | 14:19 WIB
Ilustrasi kreasi anak-anak (Sumber foto: Freepik/jcomp)
Ilustrasi kreasi anak-anak (Sumber foto: Freepik/jcomp)

Hops.ID – Normalnya, setiap orang tua pasti ingin memberikan pendidikan formal yang terbaik untuk anak. Namun jangan lupa juga membekali anak dengan social emotional learning.

Memberikan social emotional learning sangat penting karena bisa menjadi bekal anak di masa mendatang. Lantas, apa itu social emotional learning?

Melansir dari Healthline pada Selasa, 17 Mei 2022, social emotional learning adalah sebuah metode pengajaran untuk membantu anak memahami emosi dan kehidupan sosial. Dalam social emotional learning ini, anak akan diajarkan bagaimana agar mereka bisa mengidentifikasi perasaan mereka, berempati dan bersosialisasi dengan baik.

Selain itu, anak-anak juga akan diajarkan bagaimana mereka dapat memecahkan masalah dan mengambil keputusan sendiri. Lalu, apa pentingnya pendidikan ini bagi anak? Social emotional learning disebut sangat penting untuk menguatkan emotional quotient (EQ) atau kecerdasan emosional mereka.

Baca Juga: Ide jualan di kantin sekolah, resep martabak telur mini yang disukai anak-anak sepanjang masa

Dalam EQ terdapat empat elemen utama yaitu kesadaran diri (emosi), kesadaran sosial (empati), self-management (perilaku) dan manajemen hubungan (sosialisasi). EQ adalah bekal yang sangat penting bagi anak untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang. Tanpa EQ yang kuat, anak mungkin akan kesulitan mengendalikan emosi dan bersosialisasi.

Banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan anak dengan melakukan social emotional learning ini. Masih mengutip dari Healthline, melakukan social emotional learning pada anak dapat membuat mereka memiliki hubungan yang baik dengan teman dan keluarga, berempati dan self-esteem yang tinggi.

Selain itu, anak juga dapat memiliki self-awareness, kemampuan berkomunikasi, problem solving, positive thinking, mengatasi stres hingga suasana hati yang baik. Hal-hal inilah yang sangat dibutuhkan anak sebagai bekal hidup saat dewasa. Jadi, tak sebatas ilmu akademik seperti matematika, kimia, fisika atau geografi.

Baca Juga: Risiko anak tumbuh dari orang tua kurang dewasa, ternyata bisa kena mental

Halaman:

Editor: Danang Setiaji Prabowo

Sumber: healthline.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini