Gaya hidup ramah lingkungan dan inovasi produk rendah emisi jadi langkah penting mitigasi perubahan iklim

- Senin, 28 November 2022 | 16:41 WIB
AQUA Life sebagai produk minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral, foto: Danone
AQUA Life sebagai produk minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral, foto: Danone

Hops.ID - Salah satu dampak perubahan iklim yang mulai dapat dirasakan adalah meningkatnya suhu di bumi sehingga menyebabkan timbulnya dampak kesehatan, ketahanan pangan serta kesejahteraan bagi manusia.

Berbagai upaya terus didorong untuk memitigasi dampak ini. Bertransformasi ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan menjadi sebuah keharusan untuk diimplementasikan oleh semua pihak, baik dari Pemerintah, sektor usaha dan industri, maupun masyarakat sebagai individu.

Walaupun berbagai komitmen telah disepakati, diantaranya melalui Conference of Parties (COP) 21 di Paris yang berambisi menekan emisi karbon serendah-rendahnya sehingga tingkat pemanasan global tidak lebih dari 1,5 derajat Celcius, namun sejauh ini komitmen yang disepakati oleh COP masih belum dapat mencapai target dan perubahan iklim menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga: Murka gegara sering diceramahi, Maia Estianty tak bukakan pintu buat Pinkan Mambo: Kayak lo bener aja

Agung Bimo Listyanu, CEO Carbon Ethics dalam sesi diskusi tentang dampak perubahan iklim di ajang IDEAFEST 2022 mengatakan, peningkatan tambahan 0,5 derajat celsius ke target pemanasan 2 derajat celsius menyebabkan lebih dari 15 persen area daratan global terpapar tingkat tekanan panas yang mempengaruhi kesehatan manusia.

"Peningkatan paparan terhadap ancaman kesehatan, kebakaran hutan, tekanan panas tanaman dapat dihindari dengan membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat celsius, bukannya 2 derajat celsius," ujarnya dilansir dari rilis yang diterima Hops.ID Senin 28 November 2022.

Lebih lanajut ia juga mengatakan soal fakta yang ada di lapangan tentang mitigasi perubahan iklim saat ini masih jauh dari komitmen yang disepakati.

AQUA Life sebagai produk minuman pertama bersertifikasi Carbon Neutral, foto: Danone

"Sebagai contoh, setiap menit kita telah kehilangan area hutan seluas 10 lapangan sepak bola, padahal hutan memegang peranan penting dalam menyerap kembali emisi karbon dari atmosfer. Di tingkat masyarakat keinginan untuk hidup yang serba praktis juga meningkatkan konsumsi energi, penggunaan bahan bakar fosil dan penggunaan kemasan plastik sekali pakai,” katanya.

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini