Hot

Sekjen FUI heran, kok bisa Menkominfo sebut foto bugil Tara Basro seni

Tara Basro membuat geger jagat maya dengan unggahan foto bugil di media sosial Twitter. Foto itu diunggah dengan maksud mengkampanyekan body positivity. Tara menegaskan, foto itu dimaksudkan untuk mengajak para wanita untuk percaya diri dan mencintai tubuh mereka apa adanya.

Terkait unggahan ini, Menkominfo Johnny G Plate menegaskan kalau foto bugil Tara Basro tidak melanggar UU ITE. Johnny menyebut kalau foto Tara Basro adalah bagian dari seni.

“Kata siapa melanggar UU ITE? Enggaklah. Harus dilihat baik-baiklah. Jangan semua hal itu didiametral begitu. Ada yang mengetahui itu. Evaluasinya adalah itu bagian dari seni atau bukan. Kalau itu bagian dari seni, maka itu hal yang biasa. Namanya juga seni. Saya juga udah liat fotonya kok,” kata Johnny.

Baca Juga: Bisnis Ustaz Yusuf Mansur bermasalah diungkap, banyak jemaah teriak

Apa yang diungkapkan Menkominfo kemudian mendapat respons dari Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath. Dia mengkritik sikap Menkominfo yang justru menyebut foto bugil Tara Basro adalah bagian dari seni.

“Itu Menkominfo tidak layak jadi (menteri). Seharusnya Presiden Jokowi mencopot Jhony G Plate, karena sudah melanggar tapi masih dibela,” kata Al Khaththath disitat JawaPos, Senin 9 Maret 2020.

Al Khaththath juga menegaskan, foto bugil yang diunggah Tara Basro adalah bagian dari pelanggaran UU ITE. Semua jelas menyalahi Pasal 27 ayat 1.

“Menkominfo sudah offside karena unggahan Tara Basro telah melanggar UU ITE 19/2016. Pasal 27 ayat 1 tentang konten yang melanggar kesusilaan,” katanya.

Pro kontra

Apa yang disampaikan Al Khaththath sepertinya berpendekatan pada ungkapan Plt Kabiro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu. Human Kemenkominfo sempat menyebut kalau foto bugil yang diunggah Tara Basro telah masuk dalam kategori melanggar asusila.

“Saya katakan bahwa itu memenuhi kategori melanggar asusila. Melanggar UU ITE pasal 27 ayat 1,” kata Fernidandus awal Maret.

Sekadar diketahui, UU ITE Pasal 27 ayat (1) berbunyi: Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Baca Juga: Keren, sedikit lagi UI temukan obat penawar virus corona

Walau Ferdinandus mengakui menghargai kampanye soal body shaming yang diserukan oleh Tara, tapi konten tersebut melanggar UU ITE. Postingan itu kini sudah dihapus, tapi ia menegaskan hal itu bukan atas aksi oleh Kemenkominfo.

“Bukan Kominfo lho ya, bisa jadi report dari publik. Atau bisa jadi Tara Basro-nya sendiri yang take down,” ujarnya.

Sedangkan Menkominfo Jhony G Plate kemudian justru menyebut foto bugil Tara Basro tidak melanggar UU ITE.

“Fotonya masih dikategorikan itu bagian dari self respect. Untuk itu menganu (menghargai) dirinya sendiri. Ada manfaatnya juga. Dan saya merasa bahwa kita jangan terlalu cepat mencari yang diametral-diametral. Saat ini mari kita fokus dulu untuk tidak buat hoax. Tidak sebar hoax,” ujar Johnny.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close