Trending

FPI pasrah TNI Polri ikut copoti baliho Habib Rizieq, bukan instruksi pusat

Pencopotan baliho Habib Rizieq Syihab terus meluas. Berawal di Jakarta, pencopotan baliho tersebut dilakukan di berbagai kota di Indonesia yaitu Semarang, Palembang, dan Tangerang. Nah di Kabupaten Tangerang, TNI polisi serta Satpol PP copot baliho Habib Rizieq. Melihat aksi itu, Front Pembela Islam (FPI) pasrah saja.

Gabungan aparat dari Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang didukung TNI dan Polri mencopoti baliho serta spanduk tokoh sentral FPI itu di berbagai titik. Pencopotan ini bukan menargetkan baliho Habib Rizie saja. FPI pasrah TNI Polri ikut penertiban baliho itu.

Baca juga: Alasan Olivia tetap nikahi Denny Sumargo meski dicap fakboy hingga simpanan tante-tante

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Sentosa mengatakan, petugas mencopot baliho dan spanduk tidak berizin termasuk baliho bergambar Rizieq Shihab. Bambang mengungkapkan sudah ada ratusan spanduk dan baliho yang ditertibkan karena tak berizin, termasuk baliho Habib Rizie Syihab.

Bukan perintah pemerintah pusat

Kasatpol Kabupaten Tengerang, Bambang Mardi Sentosa
Kasatpol PP Kabupaten Tengerang, Bambang Mardi Sentosa. Foto Instagram @satpolppkabtng

Dikutip dari Suara.com, jaringan Hops.id, Bambang mengatakan pencopotan baliho Habib Rizieq ini bukan instruksi dari pemerintah pusat lho. Pencopotan baliho tak berizin ini merupakan penegakan aturan Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 17 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Perlu dicatat kami melakukan itu (penurunan baliho) atas dasar Perda No 17 tahun 2007. Tidak ada yang lain. Bukan atas itu (pemerintah pusat),” tegas Bambang.

Dia menuturkan, penurunan baliho dan spanduk tidak berizin akan terus dilakukan di setiap wilayah Kabupaten.

Sejauh ini, kata dia, wilayah Kecamatan Sindang Jaya hingga Pasar Kemis baliho yang tak berizin sudah diturunkan petugas gabungan.

“Semua elemen ikut bergerak termasuk Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) untuk menurunkan spanduk, baliho tak berizin,” ungkapnya.

FPI pasrah TNI Polri copoti baliho HRS

Prajurit TNI copot baliho Habib Rizieq
Prajurit TNI menertibkan spanduk tidak berizin saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan, pihaknya turut membantu pengamanan dalam melakukan penurunan baliho dan spanduk tak berizin.

Kapolresta mengatakan, saat penertiban baliho dilakukan tidak ada perlawanan dari massa pendukung Habib Rizieq dan FPI. Semuanya berjalan kondusif, katanya.

Kapolresta mengatakan Polri yang terjun membantu Satpol PP dan Dinas Perhubungan menertiban reklame, baliho, spanduk tapa izin di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Ade merinci, petugas gabungan terdiri dari sebanyak 30 personel polisi, 50 personel Satpol PP, 30 personel TNI, 10 personel Dinas Hubungan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close