Trending

Ganjar sampai ikut turun bantu menantu Jokowi, Demokrat: Berlebihan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terpantau ikut membantu mengkampanyekan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution. Bobby belakangan memang mencalonkan diri di Pilkada Medan.

Turunnya Ganjar dalam kampanye menantu Jokowi ini setidaknya terpantau pada Minggu 15 November 2020 kemarin. Ganjar terlihat berkeliling menyusuri bangunan tua yang berjejer di kawasan Kesawan Medan, berkunjung ke Tip Top Restaurant, Pajak Ikan Lama, Stasiun Besar Kereta Api, hingga Lapangan Merdeka yang tersohor sebagai salah satu land mark kota.

Baca juga: Ganjar Pranowo singkirkan Puan Maharani, mirip kasusnya Jokowi

Saat jalan-jalan bersama, Ganjar dan Bobby ini juga didampingi banyak influencer Kota Medan. Ada konten kreator, Youtuber, pembuat film, selebgram hingga komunitas anak milenial lainnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar mengaku jika program Bobby untuk Kota Medan sangat bagus untuk memoles menjadi lebih indah dan lebih tertata. Menurut Ganjar, jika Bobby memenangi pilkada, maka bangunan-bangunan tua itu bisa dipoles lebih indah seperti Kota Tua di Semarang.

Bobby Nasution dan Jokowi. Foto: Dok CNN.
Bobby Nasution dan Jokowi. Foto: Dok CNN.

Ganjar menyatakan, anak muda di Medan juga perlu ruang kreasi agar bisa berkarya. “Dan hal itu sudah dipikirkan Bobby Nasution,” katanya.

Ganjar bantu menantu Jokowi berlebihan

Apa yang dilakukan Ganjar terhadap majunya menantu Jokowi di Pilkada Medan dikomentari Politikus Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Menurut dia, apa yang dilakukan Ganjar dinilai sangat berlebihan.

Sebab untuk sekadar kontestasi Pilkada Medan 2020 saja, disitat CNN, pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman saja sampai mengerahkan Ganjar Pranowo.

Hinca menilai Ganjar sebagai sosok yang tak memiliki pengaruh signifikan karena tak dikenal oleh orang-orang Medan.

“Berlebihan Ganjar masuk Medan. Selain tak dikenal orang Medan, juga enggak beri efek yang signifikan (buat Bobby-Aulia),” kata Hinca.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto Instagram @ganjar_pranowo

Hinca menyebut kehadiran Ganjar di Pilkada Medan 2020 justru akan menambah kebisingan politik di Kota Medan. Menurutnya, hal itu akan memberikan contoh yang tak baik bagi Ganjar yang kini masih menduduki kursi gubernur Jateng.

Dewan Pembina Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi ini menilai Jateng masih membutuhkan perhatian khusus dari Ganjar ketimbang ikut-ikutan membantu kandidat di Pilkada Medan 2020.

“Jateng itu butuh perhatian khusus dari gubernurnya. Ia adalah gubernur Jawa Tengah. Fokuslah di Jawa Tengah. Ini hanya bikin noise saja di Kota Medan. Contoh yang tak elok dari sang gubernur Jawa Tengah,” kata Hinca.

Meski begitu, Hinca mengaku maklum jika pasangan Bobby-Aulia mengerahkan Ganjar di Pilkada Medan. Sebab, Ganjar sendiri masih berstatus sebagai kader dan petugas PDI Perjuangan. “Ya ini tentu kewajiban beliau sebagai kader partai,” kata Hinca.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close