Trending

Pemerintah mulai berani subsidi gaji karyawan, ganjel PHK perusahaan

Kondisi perekonomian selama PPKM darurat menjadi beban tersendiri bagi pelaku usaha khususnya pemilik perusahaan besar dengan jumlah karyawan banyak. Solusi mengurangi pekerja atau PHK menjadi pilihan, kondisi itulah akhirnya pemerintah mengucurkan bantuan subsidi gaji bagi karyawan.

Bantuan yang akan diberikan pemerintah yakni berupa subsidi gaji/upah pekerja atau buruh (BSU) untuk tahun 2021. Pemberian bantuan sendiri dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan.

Program bantuan subsidi gaji tersebut dikeluarkan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah untuk mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan pekerjanya. Serta membantu pekerja yang sudah di rumahkan oleh perusahaan karena kondisi ekonomi sulit di masa PPKM.

Buruh pabrik celana jins. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Buruh pabrik celana jins. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

“Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh. Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19,” kata Menaker Ida.

Program subsidi gaji karyawan ganjel perusahaan PHK pekerja

Melalui program BSU ini Menaker Ida berharap bisa menjadi solusi terhadap beban yang tengah dirasakan perusahaan. Sehingga pemilik perusahaan dan pekerja dapat terus menjalin kerjasama dan solusi terhadap kondisi ekonomi sulit saat ini.

“Melalui BSU atau subsidi gajai ini, kita berharap hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di perusahaan terjaga. Sehingga sekali lagi, PHK dapat terhindarkan,” ungkapnya.

Pekerja di Palu, Sulawesi Tengah
Pekerja di Kelurahan Layana Indah di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/6/2020). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.

Pemerintah sendiri dijelaskan Menaker Ida telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 trilliun untuk memberikan jaminan subsidi gaji karyawan. Jumlah ini dinilai cukup besar untuk mengcover jumlah karyawan yang terkena dampak di rumahkan maupun mencegah terjadinya PHK.

Jumlah calon penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp8 Triliun.

“Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” terang Menaker Ida.

ilustrasi Pekerja dan buruh dengan gaji di bawah Rp5 juta bakal dapat bantuan pemerintah. Foto: Antara.
Pekerja dan buruh dengan gaji di bawah Rp5 juta bakal dapat bantuan pemerintah. Foto: Antara.

Nantinya, BSU akan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) yang menetapkan Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah/Upah Bagi Pekerja Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (Covid-19) dan PPKM Tahun 2021.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa BSU merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha di masa sulit akibat pandemi Covid-19,” ucap Menaker Ida.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close