Hobi

Geber Kymco KXCT libas jalur tengkorak gunung Halimun

Bicara kemampuan Kymco KXCT geber jalanan aspal mulus tak perlu diragukan kenyamanan. Namun apa jadinya geber Kymco KXCT di jalur tengkorak Gunung Halimun, Jawa Barat yang terkenal sebagai jalur motor trail.

Perjalanan berawal saat kegabutan melanda rider yang ingin mencoba hal beda untuk membuktikan ketangguhan Kymco KXCT. Ajakan melibas menuju desa wisata Malasari menjadi kata oke ketika seorang teman dan rombongan ingin menuju ke wilayah Citalahab.

Hanya berbekal riset sesaat melalui peta online, jalur menanjak menuju lokasi menjadi bayangan pertama rider menuju desa wisata Malasari.

Geber Kymco KXCT
Geber Kymco KXCT Foto: ist

Memulai perjalanan dari Bojong Sari, kemudi motor matik racikan Taiwan ini langsung tancap gas di jalan beraspal mulus. Gas penuh di jalur Parung hingga Leuwiliang rupanya bukan menjadi tantangan terberat bagi Kymco KXCT.

Kesan jinak sangat terasa saat motor ini beberapa kali menghadapi kemacetan hingga melakukan manuver mendahului kendaraan saat jalan lurus. Bobot motor yang mencapai 168 kilogram pun terbilang cukup nurut dengan gerak badan pengendara.

Kymco KXCT geber gunung Halimun
Kymco KXCT geber gunung Halimun Foto: Ist

Meski rider memiliki tinggi badan 168 cm, berada di atas tunggangan Kymco KXCT sangat nyaman dengan posisi riding tangan dan pijakan kaki yang sesuai dengan karakter orang Indonesia. Masalah utama justru muncul, ketika motor harus putar balik saat posisi berhenti bobot dan bodi besar sering menyulitkan menjaga keseimbangan dengan kaki tak menapak sempurna.

Lepas libas jalan aspal parung-Leuwiliang, menuju leuwisadeng menjadi jalan aspal terakhir dimana jalan yang harus dilahap Kymco KXCT berubah dengan karakter jalan berlubang. Tak cukup dengan jalan berlubang, wilayah Citalahab hingga Malasari mengharuskan motor matik melahab jalan batu pegunungan.

Penyiksaan jalan berbatu dengan karakter beberapa tanjakan cukup curam, memaksa rider untuk buka tutup gas. Beruntung suspensi telescopic fork bagian depan yang ditopang double rear shock 240 mm mampu meredam baik guncangan motor di jalur bebatuan.

Kymco KXCT
Kymco KXCT Foto: ist

Kesulitan mengendalikan motor mulai dirasakan rider saat harus melewati jalan menanjak dengan kondisi beberapa batuan lepas. Sebagai catatan, melibas jalur yang lazim sebagai habitat motor trail ini, diperlukan keseimbangan maksimal.

Terlebih saat melewati jalan menanjak yang cukup curam, buka tutup gas harus cermat agar motor tidak tergelincir. Beruntung Kymco KXCT dengan mesin SOHC 4 valve dibekali dengan torsi mencapai 18.14 Nm, yang membantu dorongan tenaga saat motor melewati jalan menanjak bebatuan.

Di atas kertas Kymco KXCT dibekali dengan mesin 199 cc yang mampu menghasilkan tenaga mencapai 14,5 kW pada 8.000 rpm.

kymco KXCT
kymco KXCT Foto: ist

Secara keseluruhan kemampuan Kymco KXCT selama menempuh perjalanan sejauh 130 kilometer, mampu melibas berbagai jalan mulai aspal, jalan berlubang hingga jalur bebatuan khas pegunungan. Saat keluar melalui jalur Gunung Halimun, Cibeber, Leuwiliang, Cibungbulan hingga Ciseeng.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close