Trending

Geger fetish kain jarik: Harusnya Gilang bersyukur kasusnya dibongkar

Sejak kemarin malam, topik seputar fetish atau penyimpangan seksual mahasiswa bernama Gilang ramai dibicarakan warganet. Berdasarkan keterangan salah satu korban, si pelaku memiliki ketertarikan lebih terhadap kain jarik. Lantas, apa kata Mbah Mijan?

Melalui akun Twitter pribadinya, Mbah Mijan mengaku bingung dengan fenomena tersebut. Bahkan, ia menganggap Gilang sebagai sosok mengerikan yang layak diwaspadai terkait fetish.

Baca juga: Viral, warganet yang jadi korban fetish kain jarik ramai-ramai buka suara

“Gilang si setan bungkus yang seram. Lha, bocah ngapa yak. Nyari korban yang bisa dibohongin untuk diajak riset bungkus membungkus. Astaga!” tulisnya, dikutip Kamis 30 Juli 2020.

Mbah Mijan
Mbah Mijan. Photo: Instagram @mbahmijan

Ahli supranatural yang kerap memrediksi fenomena di masa depan itu menambahkan, keputusan sang korban membuka kasus tersebut patut diapresiasi. Sebab jika tidak, penyimpangan fetish yang dilakukan Gilang bakal terus berlanjut. Apalagi, menurut kabar yang beredar, korbannya bukan hanya satu, melainkan lebih.

“Lang, bapakmu lihat, Lang! Gilang harus berterimakasih dengan thread para korban, supaya penyakitnya sembuh sebelum sarafnya makin rusak,” terangnya.

Kasus bungkus-membungkus itu pun membuat Mbah Mijan berimajinasi, seandainya kain jarik bisa membuat nafsu seksual Gilang meningkat, apa yang terjadi jika dia melihat mayat yang terbalut kain kafan?

“Kalau lama dibiarin, otaknya malah makin sakit. Enggak kebayang gimana kalau sudah akut. Nanti bisa nafsu lihat mayat dikafanin,” kata dia.

Diketahui, sebelumnya akun Twitter bernama @m_fikris mengisahkan pengalamannya melalui utas panjang. Ia bercerita, sang pelaku yang bernama Gilang itu menghubunginya untuk membantu riset akademis seputar bungkus-membungkus. Mulanya, ia tak berpikir macam-macam. Sebelum akhirnya, keanehan mulai terjadi.

Fetish kain jarik
Fetish kain jarik. Foto: Twitter

Si korban diperintahkan untuk membungkus tubuh layaknya pocong. Selain itu, ia juga diminta mengeluarkan emosi, seperti menangis, takut, gugup, dan merengek dalam kondisi terbungkus. Hal itu semakin aneh, ketika Gilang meminta korban untuk tak membocorkan riset tersebut.

Beruntungnya, pemilik akun @m_fikris dan korban lainnya lekas menyadari keganjilan tersebut. Sebab kabarnya, Gilang memang menyimpan fetish atau ketertarikan seksual yang menyimpang. Biasanya, ia menyasar mahasiswa baru sebagai korbannya.

Pengertian Fetish

Pakar Psikologi bernama Inez Kristianti mengakui, ada sebagian pihak yang memiliki ketertarikan seksual pada obyek tertentu. Bisa jadi bagian tubuh nongenital atau pakaian yang dikenakan lawan jenis. Terlepas dari berbagai penyimpangannya, fetish yang gempar dilakukan Gilang sebenarnya bukan hal baru yang mengejutkan.

“Fetish adalah ketika seseorang merasakan rangsangan seksual dari fantasi atau perilaku seksual yang melibatkan nonliving objects, misal sepatu, celana dalam, bra, atau bagian tubuh nongenital—bisa itu rambut, hingga ke kaki,” katanya, dikutip dari Suara.

“Please note juga, kalau sebagian dari kita mungkin punya fetish masing-masing. (Karena) hampir semua orang punya particular body parts yang dianggap atraktif. Tapi apakah itu gangguan? belum tentu. Jadi gangguan kalau fetishticnya itu udah mengganggu fungsi normal seksual.” (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close