Trending

Gelisah dan ironis, PSI: Segera sahkan RUU PKS

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus mendorong agar sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera. Dorongan ini menguat lantaran sudah nggak terhitung lagi korban kekerasan seksual yang mayoritas adalah kaum hawa.

Minimnya perlindungan yang cukup bagi korban kekerasan menyebabkan PSI perlu mendorong agar RUU PKS segera disahkan.

Banyak korban, segera sahkan RUU PKS

PSI dorong segera sahkan RUU PKS
PSI dorong segera sahkan RUU PKS. Foto Dokumen PSI.

Plt. Sekjen PSI, Dea Tunggaesti mengatakan partainya mendorong segera sahkan RUU PKS dengan berbagai alasan. Pertama jumlah korban kekerasan seksual yang kian meningkat, belum lagi urusan hukum bagi para korban yang minim.

“Meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan, tidak adanya perlindungan hukum yang memadai menjadikan kami terus mendorong pemerintah agar segera mengesahkan UU PKS,” ujar Sis Dea Tunggaesti dalam keterangannya kepada Hops.ID, Rabu 17 Maret 2021.

Ia menyampaikan kegelisahannya terhadap lambannya pembahasan RUU PKS pada Fashion Talk & Kopi Darat Daerah (Kopdarda) di hadapan para anggota PSI Kota Bekasi di hotel Horison pada Selasa 16 Maret 2021.

“Kita melihat bahwa pelaku kekerasan terhadap perempuan tidak hanya dilakukan oleh orang lain, melainkan ada sebagian pelaku yang merupakan orang terdekat, bahkan orang tua sendiri. Sungguh ironis,” jelasnya.

Ayo korban kekerasan seksual, lawan!

PSI dorong segera sahkan RUU PKS
PSI dorong segera sahkan RUU PKS. Foto dokumen PSI

Untuk itu, PSI hadir sebagai partai yang peduli terhadap nasib para perempuan. Dea mengimbau agar korban kekerasan harus melawan ketidakadilan yang menimpanya. Terlebih, jika perbudakan, pemaksaan dan pelecehan terhadap perempuan dilakukan oleh orang terdekat.

“Kami telah mengadvokasi beberapa korban pelecehan dan kekerasan seksual melalui Direktorat Perempuan dan Anak, semacam divisi yang ada di DPP. Selain itu, gerakan sadar hukum bagi perempuan kerap kami lakukan melalui webinar. Semuanya kami lakukan karena kami peduli terhadap perempuan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPD PSI Kota Bekasi, Sis Tanti Herawati, merasa perlu mengadakan kopi darat bagi anggota PSI, sekaligus melepas kerinduan di tengah pandemi.

“Tidak hanya melakukan konsolidasi terhadap anggota dewan dan pemerintah, namun melalui talkshow ini diharapkan para perempuan semakin melek politik dan sadar hukum sehingga tidak lagi menjadi korban,” kata Sis Tanti.

Hadir dalam acara edukasi perempuan PSI ini yaitu Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Cecep Suherlan dan Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin, pengurus DPP dan DPW PSI Jawa Barat.

Panitia acara menegaskan sebelum acara bincang-bincang, semua peserta telah menjalani tes rapid dan selepasnya menerapkan protokol kesehatan ketat yakni menjaga jarak dan bermasker.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close