Trending

3 Wilayah Indonesia digoyang gempa bumi

Gempa bumi menggoyang 3 wilayah di Indonesia dalam jangka waktu yang berdekatan yakni hanya dalam beberapa jam, di kota Ambon terjadi dua kali gempa bumi sekaligus di susul wilayah Halmahera Barat.

Berdasarkan laporan laman resmi BMKG, gempa bumi di ambon terjadi dua kali berturut turut hanya dalam selang hitungan jam saja. Gempa bumi pertama terjadi pada pukul 21.49 Wib dengan kekuatan magnitudo 2,1 sedangkan gempa bumi kedua terjadi pada pukul 22,11Wib yang memiliki kekuatan lebih besar yakni 2,4 magnitudo.

Gempa bumi Foto: ist

Pusat gempa bumi terjadi di lokasi dengan koordinat 3.64 Lintang Selatan -128,21 Bujur Timur. Pusat gempa berada di darat pada jarak 7 kilometer arah timur laut Kota Ambon di kedalaman 10 kilometer. Sedangkan titik gempa kedua yang hanya berselang hanya sekira beberapa menit kembali terjadi dengan pusat gempat di darat. Baca Juga: Jakarta dikocok gempa Selasa sore, BNPB: Terasa 20 detik

Koordinat gempat kedua berada di 3.62 Lintang Selatan – 128,25 Bujur Timur, dengan kedalaman gempa yang terjadi di darat sekira 11 kilometer arah timur laut ambon berpusat di kedalaman 10 kilometer.

Dua kekuatan gempa tersebut, dirasakan seluruh penduduk kota Ambon, namun belum diketahui pasti adanya kerusakan maupun ada tidaknya korban jiwa akibat dua goyangan gempa bumi yang terjadi di kota Ambon tersebut.

Gempa bumi Foto: Ist

Sedangkan satu wilayah Indonesia lain yang turut mengalami gempa bumi, yakni Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa terjadai pada pukul 01.37 Wib tersebut memiliki kekuatan 6,1 magnitudo, dalam laporan BMKG gempa bumi tersebut dipastikan tidak menimbulkan tsunami.

Laman resmi BMKG melaporkan pusat gempat di Maluku Utara tersebut berlokasi di koordinat 1.52 Litang Utara -126,46 Bujur Timur dengan kedalaman gempat 10 kilometer yang berpusat di 122 kilometer arah barat laut kecamatan Jailolo, Halmahera Barat.

Meski berpusat di kedalaman laut Halmaera Barat, gempa ini tidak menimbulkan arus air laut yang mengakibatkan gelombang tsunami. Masyarakat pun diminta tenang meski kekuatan gempa yang terjadi memiliki getaran yang cukup besar.

Gempa ketiga yang terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan terjadi di Bengkulu. Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,0 yang terjadai pada pukul 05.42 Wib,, berlokasi di 5,26 Lintang Selatan – 102,40 Bujur Timur yang berlokasi di 17 kilometer  timur laut pulau Enggano di kedalaman 10 kilometer.

Gempa bumi Foto: Ist

Kekuatan gempat bumi tersebut berdasarkan laporan BMKG bisa dirasakan di dua kota yakni II-III Liwa dan II kota Manna. Kekuatan gempa bumi ini dilaporkan tidak menimbulkan tsunami, meski demikian BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang bisa terjadai. “Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG.

Gempa Halmahera

Dari tiga lokasi gempa tersebut,  Halamahera merupakan wilayah yang pernah di goyang gempa bumi besar dengan kekuatan magnitudo 7,2. Gempa bumi tersebut terjadi pada Juli 2019. Guncangan gempa tersebut dilaporkan menelan korban jiwa sebanyak 2 orang di Halmahera Selatan, dan mencatat sebanyak 1.104 warga dari beberapa wilayah di Halmahera harus mengungsi ke tempat aman.

Kekuatan gempa tersebut juga membuat ratusan rumah roboh, mengakibatkan sedikitnya 300 jiwa terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggalnya. Kuatnya gempa yang terjadi saat itu, membuat banyak warga panik khususnya yang tinggal dekat dengan garis pantai. Ratusan orang menyelamatkan diri menuju wilayah perbukitan yang dinilai lebih tinggi untuk menghindari  jika terjadi tsunami yang dikhawatirkan terjadi saat gempa berlangsung.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close