Trending

Makin getol gombalin Jokowi, siasat terselubung Prabowo di 2024 dikuliti, ternyata…

Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, pemerintahan Presiden Jokowi justru mendapat kritikan dari kader partai pengusungnya yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Meski diserang oleh PDIP, namun Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto justru memuji Jokowi, lantas apa siasaat politik mereka jelang Pilpres 2024 mendatang?

Menanggapi pujian yang dilontarkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto terhadap Jokowi tersebut, ahli hukum tata negara Refly Harun menilai ada siasaat politik sebagai persiapan jelang Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Refly, menilai pujian yang dilontarkan Prabowo tersebut meruapakan ssalah satu misi untuk memenangkan dirinya dalam pesta politik 2024 mendatang.

Jokowi diwacanakan 3 periode. Foto: Ist.
Jokowi dan Prabowo. Foto: Ist.

Dia memprediksi, Prabowo kini sedang menyasar limpahan pendukung Jokowi untuk mendukungnya di Pilpres 2024.

Dengan harapan nantinya, para simpatisan Jokowi yang terbilang kuat bisa berpindah hati untuk kemudian memberikan suara ke Prabowo.

“Prabowo puji Jokowi karena dia ingin dapat limpahan pendukung Jokowi di Pilpres 2024,” ujar Refly dalam saluran YouTube miliknya, dikutip Hops dari Galamedia pada Rabu, 18 Agustus 2021.

Di sisi lain, elektabilitas purnawirawan TNI ini juga sudah mulai merosot di beberapa hasil survei terakhir. Makanya Prabowo mulai mempetimbangkan suara dari pendukung Jokowi dan sokongan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Dalam survei sebelumnya, Prabowo yang biasanya unggul kini terjengkang urutan kelima,” ujarnya.

“Prabowo berharap dapat dukungan Jokowi dan Megawati untuk maju di Pilpres 2024,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Prabowo menegaskan bahwa Presiden Jokowi kini sedang bekerja habis-habisan demi mengatasi persoalan Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya instruksi Jokowi yang ditujukan untuk para menterinya agar selalu fokus dalam menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.

“Bapak Presiden Jokowi sedang bekerja dengan all out. Bapak Presiden Jokowi perintahkan ke semua menterinya untuk fokus tangani pandemi Covid-19,” ucap Prabowo, 17 Agustus 202

Alasan pentolan PDIP makin gencar kritik Jokowi

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Foto: PDIP Bali
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Foto: PDIP Bali

Belakangan ini sejumlah kader PDIP seperti Megawati dan Puan Maharani sering melayangkan kritikan ke pemerintahan Presiden Jokowi ya.

Nah komunikasi Ketua Umum PDIP itu dinilai ada pesan khusus kepada Jokowi lho. Pesan tersebut ada konsekuensinya pada partai moncong putih. Pengamat sampai bilang pesan Megawati itu dengan bumbu kegagalan Jokowi.

Megawati dinilai gerah juga kalau Jokowi gagal, maka PDIP akan kena dampaknya. Makanya ibu dari Puan Maharani itu makin getol nasihati Jokowi ini itu.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan belakangan Megawati sindir Jokowi karena terkait penanganan pandemi Covid-19. Megawati nggak mau penanganan pandemi ini kacau balau yang bisa berdampak pada nama baik partai.

Kan Jokowi itu ditegaskan terus sebagai petugas partai, kalau berhasil maka partai punya nama baik dan demikian sebaliknya. Ujang mengatakan apa yang diucapkan Jokowi belakangan ini tentu ada pesan untuk Jokowi.

“Karena jika Jokowi dianggap gagal oleh rakyat Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19. Maka hal tersebut akan berdampak buruk bagi PDIP,” ujar Ujang kepada Suara.com, jaringan Hops.id, Jumat 13 Agustus 2021.

Lantaran nama partai yang jadi pertaruhan, maka Jokowi mesti terima nasihat apa yang disampaikan Megawati.

“Karena kegagalan Jokowi, akan berpengaruh pada PDIP. Makanya suka tak suka, senang tak senang, Megawati dan timnya akhir-akhir ini sering kritik Jokowi,” ujar Ujang yang menjabat pula sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Political Review.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close