Trending

Giliran ulama NU kritik ngaji belepotan Ustaz Felix Siauw: Belajar dulu!

Tak hanya Ustaz Evie Effendi yang panen kritik karena video ngajinya yang belepotan. Namun, Ustaz Felix Siauw belakangan juga dikritik oleh salah satu ulama NU, Ahmad Ishomuddin, lantaran masalah serupa.

Hal ini bermula dari dakwah Ustaz Felix Siauw yang sedang menafsirkan kata “hikmat” pada sila keempat Pancasila. Ia menggunakan kutipan surat Al-Jumu’ah ayat 1 sebagai perbandingan tafsir. Menurut, Ahmad banyak kesalahan fatal yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pendakwah.

Terlebih, kesalahan tersebut dapat merusak makna dari ayat yang dimaksud. Apalagi, dakwah tersebut disampaikan di hadapan para jemaat dan pendukung  setianya.

Baca Juga: Perbaikan Toyota Alphard terbakar, Via Vallen bakalan nyerah karena ini

Setidaknya, ada tiga kesalahan Ustaz Felix Siauw yang dikemukakan oleh Ahmad Ishomuddin  melalui Facebooknya sebagai berikut.

Ahmad Ishomuddin mengkritik video ngaji Ustaz Felix Siauw
Ahmad Ishomuddin Foto Twitter @AhmadIshomuddin2

Tidak membaca ta’awwudz

Felix Siauw dikritik ulama karena tidak membaca ta’awwudz terlebih dahulu sebelum melafalkan ayat. Padahal, membaca ta’awwudz sama dengan meminta perlindungan Allah dari godaan setan yang terkutuk. Oleh karena itu, Ustaz Felix Siauw dianggap menyalahi adab.

Kesalahan Tajwid

Felix dinilai melakukan kesalahan fatal lantaran mengubah pelafalan kata “yusabbihu” menjadi “sabbaha”. Menurut Ahmad, hal ini hukumnya haram dan membuat pelakunya berdosa. Tak hanya itu, jika kesalahan pelafalan ini terjadi ketika saalat, maka tidak akan diterima.

Mengurangi kata

Felix juga kedapatan mengurangi kata dalam ayat. Bacaan yang berbunyi “wa ma fil-ardli” justru hanya dilafalkan dengan “wal-ardli”. Huruf “ma” merupakan kata benda, sedangkan “fil” merupakan preposisi dalam kesatuan ayat tersebut. Ini juga merupakan kesalahan fatal yang sifatnya tidak bisa ditolerir.

Peristiwa ini tentu disayangkan oleh Ahmad Ishomuddin. Menurutnya, membaca Alquran dengan benar hukumnya wajib.

“…seperti mengurangi satu huruf saja (nuqshan al-harfi) dari ayat Alquran atau menambahinya satu huruf (ziyadat al-harfi), menukar satu huruf dengan huruf lainnya (tabdil al-harfi bil-harfi), atau merubah beberapa harakat dan sukun (taghyir al-harakat wa al-sakanat) itu terkategori sebagai kesalahan fatal atau al-khatha’ al-jaliy, yang jelas hukumnya haram,” tulisnya.

Ustaz Felix Siauw. Foto: Instagram @felixsiauw
Ustaz Felix Siauw. Foto: Instagram @felixsiauw

Menurut Ahmad, kesalahan ini dapat terjadi lantaran Ustaz Felix Siauw tidak memiliki hapalan Quran yang kuat serta tidak mampu menganalisis posisi suatu kata dalam rangkaian ayat.

Dalam penutup tulisannya, Ahmad juga kembali mengingatkan kepada Felix Siauw agar merenungkan kembali kekeliruannya tersebut dan lebih banyak belajar ilmu agama kepada para ahli, sebelum menyiarkannya pada umat Islam. (re2)

Topik

16 Komentar

  1. Untuk ustadz sehebat Felix, tidak perlu itu. Yg penting adalah mampu menjelek2kan pemerintah dan PKI (Penganjur Kalifah).

    1. Yg gua rasa ustadz felix saw itu manfaatnya bnyk tuk umat; logika berfikirnya bagus tuk menjelaskan ISLAM maka dari itu dia jd MUALAF wajarlah kalo karakternya sbgai ustadz dijelek2kn — krn yg menjelek2kn ga punya kemampuan seprti ustadz FELIX SAW .–‘

      1. Lho kalaou salah Fatal dlm membaca al Quran bisa jd “Dhallun mudhillun ; sesat mnyesatkan..”

      1. Ustadz Felix Siauw bukan Snouck Hurgronje wahai para pendengki. beliau keliru bukan salah yang disengaja.

        1. Banyak ulama NU yg suka baperan. Yang mereka nisbatkan ke HTI, Wahabi, ISIS, atau yg senada dengan itu seperti UAS, Felix Siauw, Khalid Basalamah, Hasan Haekal dll adalah ulama para ulama cerdas yg menjelaskan Islam dengan keikhlasan yang tinggi sesuai dengan tanggung jawabnya keilmuan nya. Orang yang berislam dengan ilmunya akan mrrasa terang bersama mereka. Justru yang kritik itu yang kurang ikhlas dalam baragama. Apalagi kebanyakan mereka masih melampirkan tulisan/narasi/pandapat dari orang seperti Denny Siregar semacamnya. Ya tambah bodoh. Tapi memang begitulah

      2. Setuju pa marban kalo mau bijak datangi aja langsung sekakian silaturahmi kasih tau kesalahannya dimana saya yakin ustadz felic pasti terima jangan koar di publik gitulah jadi mengundang komen yg enggak2

  2. Saya maafkan dan maklumi ustadz Felix atas kesalahannya.. Semoga Allah ampuni beliau (ustadz Felix). Selama ini saya merasa manfaat yang saya dapat dari kajian dan ceramah ustadz Felix begitu banyak.. Teruslah menebar kebaikan ustadz Felix walaupun masih kurang ilmu.. Balighu ani walaw ayah.. begitu pesan Nabi S.A.W. Kalau nunggu Hapal Quran , kalau nunggu bacaannya perfect, kalau kita ga boleh lupa ketika memulai baca dengan Taawudz sepertinya ga ada ustadz didunia yang bisa. BTW Bapak Ahmad Ishomuddin ini siapa yaa? Kok aku ga pernah dengar? Eh sekarang sudah terkenal sih.. Karena ngritik ustadz Felix dipublik.. Selamat yaa

    1. Jelasnya beliau pak Ishom adalah pembela Ahok di persidangan waktu ….surat Al.Maidah diorak atik…

      Kata ulama NU dia juga bukan pakar tafsir…

      Salut buat mas Felix yang bercita2 ingin memerdekaan Jakarta dengan islam… Bagaimana dia memaparkan islam dengan rinci hingga artis2 banyak yg hijrah…
      Dan lagi dakwahnya ga pernah memusuhi jamaah lain..fokus dengan islam yg diemban… Sayangnya da saja ya menjegal dan membubarkan kajian yg sdh siap..

      Ingat dakwah Nabi dan para sahabat yg selalu dibenci oleh orang2 yg ga suka…terutama penikmat dunia..
      Apa benar ya…sejarah akan berulang lagi?? Pembawa kebenaran dibenci sedangkan yg lain dihargai

  3. Pemerintah emang harus kita bela SELAMA BERJALAN LURUS SESUAI UUD 45 DAN PANCASILA. Tapi PKI…..?????

  4. Tidak tepat rasanya kalau disebut kritik tp lebih kepada koreksi atas ucapan Yusabbihu menjadi Sabbaha kadang kita aja ketika mau nyebut Huwarrohmaanurrohim menjadi Huwarrohmaanirrohim
    Ishomuddin ini kalo mau Pansos jangan jadi pendengki
    Mohon di Tunjukan Dalilnya terkait ucapan ustadz Felix Yusabbihu menjadi Sabbaha hukumnya haram dan dosa bagi yg mengucapnya.
    Mestinya postingan anda santun dan mengatakan ” Koreksi atas ucapan ustadz Felix kan lebih adem
    I don’t like the way wrote and it showed that you’ re NU sayap kiri

  5. Hapal 1-2 terjemahan ayat Qur’an di panggil ustaz…
    Nghapalin 2-3 terjemahan hadist di panggil ustadz
    Gak mondok gk blajar gk punya guru asal “pinter” ngomong d panggil ustadz
    Yg kerjaanya nyalah2in,,kafir2in,yg berkata kasar”suka bilang “hijrah” d panggil ustadz

    Yg semakin bikin “aneh” ya kenapa ada aja yg mau dengerin ustadz2 yg model begitu….

  6. Hhmmm…..
    Bijak sedikit laa pa ahmad ismo…tak usah diumbar di media. Kelihatan anda senior yg tak baik, tak bijaksana, tak tak tak

  7. Ulama baperan.
    Orang yang beragama Islam dengan akalnya akan berpikir terang tentang Islam bersama ustadz Felix Siauw dan yang seperti beliau.
    Sudah banyak “ulama NU” yang suka nyinyir kepada ulama seperti UAS, Khalid Basalamah, dan kini Felix Siauw. Jadi nggak heran…..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close