Fit

Gunakan masker saat olahraga picu kematian, ini penjelasan dokter

​Belakangan beredar video yang memberitakan tentang bahaya masker saat olahraga. Viralnya berita tersebut membuat masyarakat khawatir dan menghindari berolahraga selama pandemi.

​Peraturan pemerintah tentang PSBB yang mengharuskan menggunakan masker saat berada di luar rumah, termasuk saat berolahraga. Namun bahaya masker saat olahraga disebut-sebut bisa picu kematian karena membuat kesulitan bernapas, sesak dan tidak nyaman.

Baca juga: Ramai dijual, dokter tak anjurkan balita pakai masker: picu bahaya serius

Padahal di sisi lain penggunaan masker sangat efektif melindungi pemakainya dan orang lain dari kemungkinan terinfeksi virus. Lalu benarkah berolahraga dengan masker bisa berbahaya dan bisa memicu kematian?

Terkait hal itu dr Michael Triangto, SpKO Spesialis Kedokteran Olahraga sekaligus Direktur Slim&Health Sports Center Jakarta menyebut bahwa intensitas olahraga sangat berpengaruh terhadap potensi seseorang terinfeksi penyakit.

“Bila seseorang berolahraga dengan intensitas ringan sampai sedang maka risiko yang dihadapi rendah, sedangkan berolahraga dengan intensitas berat malah berpotensi tinggi terinfeksi Covid-19 maupun gangguan kesehatan lainnya,” ujarnya lewat rilis yang diterima Hops Kamis 4 Juni 2020.

Karenanya sebelum bicara soal dampak gunakan masker saat olahraga sebaiknya individu pahami betul tujuan berolahraga.

Sarung tangan dan masker medis
Sarung tangan dan masker medis. Foto: leo2014 dari Pixabay

“Jika hanya ingin menjaga kebugaran, penggunaan masker sesuai dengan peraturan PSBB tadi tidak akan menggangu masalah kesehatan,” ujarnya.

Untuk yang ingin tetap berolahraga berat tentunya tidak dapat dilarang, namun dianjurkan dilakukan di dalam rumah.

“Yang perlu dipahami benar adalah olahraga berintensitas berat hanya diperuntukkan bagi atlet yang mau bertanding sehingga tujuan kesehatan bukanlah menjadi prioritas utama mereka.”

Jenis masker yang digunakan saat berolahraga memengaruhi kondisi seseorang.

​Bila menilai masker yang digunakan ternyata ada banyak sekali macamnya. Perlu diketahui bahwa penggunaan masker jenis N95 akan sangat memengaruhi fungsi pernapasan penggunanya.

“Karena itu hanya diperuntukkan bagi petugas medis misalnya di ruang-ruang isolasi dan ICU yang khusus merawat penderita Covid-19,” ujarnya.

Di sisi lain, masker bedah tentunya lebih rendah memampuan untuk menyaring udaranya sehingga pada pemakaiannya tidak terlalu menyesakkan sedangkan masker kain lebih nyaman lagi saat dipakainya.

“Sebaiknya jika terpaksa harus berolahraga di luar ruang lebih dianjurkan menggunakan masker bedah atau masker kain yang banyak di pasaran.”

Manfaat masker selain mencegah penularan infeksi

Secara teoritis kurangnya oksigen yang masuk ke paru-paru dapat melatih pemakai masker agar terbiasa dengan oksigen yang minim.

“Hal tersebut mirip dengan kondisi penduduk yang tinggal di tempat-tempat yang lebih tinggi dari permukaan laut. Umumnya mereka memiliki kadar hemoglobin yang lebih tinggi dari pada penduduk yang tinggal di daerah pesisir,” ujarnya.

Namun tentunya hal tersebut membutuhkan waktu adaptasi yang panjang. Untuk itu masih dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang penggunaan masker saat berolahraga termasuk pula lama penggunaanya agar mampu memperjelas manfaat masker bagi kesehatan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close