Trending

Guntur Romli: Ganti Menteri Agama sekarang, selalu bikin jelek Jokowi

Aktivis muda NU, Guntur Romli, turut mengomentari polemik kisruh pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi soal good looking, hafiz, dan radikalisme. Guntur mengaku menyayangkan pernyataan tersebut.

Sebab, hanya akan membuat gaduh ruang publik saja. Politisi PSI ini pun mengatakan, Menteri Agama patut dicopot.

Baca juga: Bukan salah Anies! Refly bongkar kesemrawutan penanganan covid di pusat

“Menurut saya ini, Menteri Agama memang lebih banyak membuat kontroversi ketimbang memberikan informasi yang cerdas kepada publik. Ini catatan saya juga kepada Menteri Agama,” kata dia saat menjadi narasumber di Dua Sisi, disitat dari saluran Youtube-nya, Jumat, 11 September 2020.

Kata Guntur, sebenarnya sudah lama dia menyuarakan agar Menag Fachrul Razi untuk dicopot saja. Karena apa yang sering diucapkan sering bermasalah, dan membuat nama Presiden Jokowi buruk.

Dia pun tak tahu apakah ungkapan Menag ini berupa kesengajaan atau tidak. Tetapi menurutnya, pernyataannya memang kurang clear. Di mana radikalisme bisa masuk lewat orang-orang yang good looking, dan hapal alquran.

Menteri Agama Fahrul Razi. Foto: Suara.
Menteri Agama Fahrul Razi. Foto: Suara.

Padahal seharusnya beliau bisa bicara bagaimana rongrongan ideologi itu telah mengancam soal dasar-dasar negara. Atau jelas banyak gerakan-gerakan politik yang coba menggunakan agama.

“Sebenarnya sudah lama saya bilang Menteri Agama lebih baik diganti saja itu, membuat citra kepemimpinan Jokowi agak tercoreng menurut saya. Ganti aja dengan Wakil Menteri Agama yang sekarang, lebih layak menurut saya itu,” kata Guntur Romli.

Setuju sertifikasi dai

Sementara untuk isu sertifikasi dai, Guntur Romli mengaku sangat setuju dan mendukungnya.

Sebab, ini diperlukan untuk menyamakan standarisasi di tengah upaya sejumlah kalangan yang berusaha memecah belah umat.

Menteri Agama Fahrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi saat presscon virtual Foto: Youtube kemenag.

“Saya sangat setuju dengan itu, wong kita bicara cat, makanan kucing, kulkas saja ada sertifikasi halal, masa dai agama tidak ada sertifikatnya.”

Lanjutnya, untuk urusan dunia saja banyak yang sudah mengantongi sertifikasi, masa urusan akhirat tidak.

“Pengacara, dokter, dan hal-hal duniawi itu ada sertifikasinya. Masa dai yang menuntun kita ke surga ke akhirat enggak punya sertifikat,” katanya tegas.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close