Hobi

Gurun di Israel jadi tempat simulasi astronot untuk hidup di Mars, penampakannya mirip

Sebuah gurun di selatan Israel untuk dijadikan tempat simulasi hidup di Planet Mars. Pangkalan Mars itu dikerjakan oleh Forum Luar Angkasa Austria dan Badan Antariksa Israel di Makhtesh Ramon, sebuah kawah di tengah gurun yang memiliki kedalaman 500 meter dan lebar 40 kilometer.

Sebanyak enam orang astronot akan menjalani simulasi hidup di Mars di sebuah stasiun yang dibangun hingga akhir bulan.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ini adalah sesuatu yang telah kami kerjakan selama bertahun-tahun,” kata Alon Tenzer, menyadur France 24, Rabu 13 Oktober 2021.

Para peserta simulasi yang berasal dari Austria, Jerman, Israel, Belanda, Portugal dan Spanyol, harus melewati tes fisik dan psikologis yang melelahkan. Selama misi, mereka akan mempelajari perilaku manusia dan efek isolasi pada astronot.

“Kohesi kelompok dan kemampuan mereka untuk bekerja sama sangat penting untuk bertahan hidup di Mars. Ini seperti pernikahan, namun dalam pernikahan Anda bisa pergi, sedangkan di Mars tidak,” tutur Gernot Groemer dari pengawas misi Austria.

Gurun di Israel jadi tempat simulasi hidup di Planet Mars. Foto: France 24
Gurun di Israel jadi tempat simulasi hidup di Planet Mars. Foto: France 24

Forum Antariksa Austria, sebuah organisasi swasta yang terdiri dari spesialis kedirgantaraan, telah menyelenggarakan 12 misi, yang terbaru di Oman pada 2018.

Proyek di Israel adalah bagian dari misi Amadee-20, yang seharusnya dimulai tahun lalu tetapi tertunda karena pandemi Covid-19. Forum tersebut telah bermitra dengan pusat penelitian Israel D-MARS untuk membangun pangkalan bertenaga surya.

Astronot Jerman Anika Mehlis, satu-satunya wanita di tim tersebut, mengatakan kepada AFP betapa bahagianya dia menjadi bagian dari proyek tersebut.

“Ayah saya membawa saya ke museum luar angkasa ketika saya masih kecil. Ketika saya melihat bahwa forum sedang mencari astronot analog, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus melamar,” katanya.

Mehlis, seorang ahli mikrobiologi terlatih, akan mempelajari skenario di mana bakteri dari Bumi menginfeksi bentuk kehidupan potensial yang mungkin ditemukan di Mars, dengan mengatakan ini “akan menjadi masalah besar”.

Gurun di Israel jadi tempat simulasi hidup di Planet Mars. Foto: France 24
Gurun di Israel jadi tempat simulasi hidup di Planet Mars. Foto: France 24

Secara visual, gurun di Israel selatan itu memiliki penampakan yang menyerupai Planet Merah dengan gunung berbatu warna oranye.

“Di sini suhu kita sekitar 25-30 derajat Celcius, tapi di Mars suhunya minus 60 derajat Celcius dan atmosfernya tidak layak untuk bernafas,” kata Groemer.

Interior pangkalan cukup sederhana, dengan dapur kecil dan tempat tidur susun. Sebagian besar ruang disediakan untuk eksperimen ilmiah. NASA membayangkan misi manusia pertama ke Mars akan diluncurkan pada 2030.

“Apa yang kami lakukan di sini adalah mempersiapkan misi besar, perjalanan terbesar yang pernah dilakukan masyarakat kita, karena Mars dan Bumi terpisah 380 juta kilometer pada titik ekstremnya,” kata Groemer.

“Saya percaya manusia pertama yang berjalan di Mars sudah lahir dan kami adalah pembuat kapal untuk memungkinkan perjalanan ini,” pungkasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close