Trending

Habib Bahar ke semua muridnya: Jangan kendorkan semangat bela Islam

Penceramah Habib Bahar bin Smith menyampaikan pesan kepada para jemaah dan keluarganya. Dalam sebuah video yang dikirim Bahar, penceramah berusia 36 tahun itu mengaku jika dia diperlakukan dengan baik selama dipenjara di Nusakambangan.

Dalam video tersebut, kata Habib Bahar, disitat RMOL, dia juga mengutarakan pelurusan kabar dirinya yang disebut-sebut sengaja dibotaki rambutnya, dan diperlakukan tak baik.

Baca Juga: Amien Rais prediksi bencana besar terjadi di tengah abad 21: Laut naik, hewan langka

Bahar bin Smith
Bahar bin Smith. Foto: Instagram @pecintasayyidbahar_official

“Bahwasanya mulai dari pertama kali di pondok pesantren diambil oleh pihak Lapas, kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, dari Gunung Sindur dibawa ke sini ke Lapas Batu Nusakambangan, mulai dari saat itu sampai sekarang saya berada dalam keadaan sehat walafiat alhamdulillah,” kata Bahar, disitat Senin 25 Mei 2020.

Habib Bahar juga memastikan dirinya diperlakukan dengan baik oleh pihak Lapas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada.

“Saya diperlakukan dengan bagus, sesuai dengan SOP. Seluruh para petugas yang terkait dengan masalah Lapas baik di Gunung Sindur ke sini semuanya melayani saya dengan sesuai standar.”

Artinya, kata dia, tidak benar adanya kabar di medsos yang bilang kalau dia turut dipukuli saat berada di Lapas Nusakambangan.

“Tidak ada seperti kabar di luar sana bahwasanya saya dipukuli, saya bonyok-bonyok, saya diginiin, tidak ada itu. Semuanya bicara baik, bicara bagus, bicara lembut dan saya sebagai warga binaan yang baik ketika petugas baik kepada saya, maka saya berlaku lebih baik lagi, lebih nurut. Ketika saya diperlakukan dengan lembut, maka saya akan lembut lagi,” urainya.

“Tapi kalau saya diperlakukan dengan buruk dari awal, maka saya bakal lebih jahat dan lebih buruk lagi terhadap, tapi tidak saya diperlakukan dengan baik maka saya lebih baik lagi.”

Pesan tegas untuk semua murid-muridnya

Sementara itu bukan cuma pelurusan kabar soal perlakuan buruk, Habib Bahar turut menyampaikan kalau rambut botaknya bukanlah dipotong karena sesuai aturan di Lapas Nusakambangan. Atau berada di bawah tekanan.

Melainkan, kata dia, rambut gondrongnya dia habisi karena keinginan pribadi.

Bahar pun meminta agar keluarganya tidak mengkhawatirkan kondisi kesehatannya yang memiliki penyakit lambung lantaran petugas Lapas Nusakambangan di klaimnya sangat perhatian dan peduli atas kesehatannya.

Habib Bahar bin Smith. Foto: Ist.
Habib Bahar bin Smith. Foto: Ist.

Di akhir kata, Habib Bahar meminta agar umat Islam khususnya muridnya untuk tidak surut membela agama meski dirinya berada di dalam tahanan.

“Saya ingin sampaikan kepada seluruh umat Islam, khususnya kepada seluruh murid-murid saya, sekali lagi dengan ketiadaan saya, dengan tidak adanya saya bersama dengan kalian, jangan lantas menjadikan semangat kalian surut untuk membela agama, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” kata Habib Bahar.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close