Trending

Habib Rizieq: Amien Rais blunder, untungkan lawan

Kubu Habib Rizieq menyindir Amien Rais gegara pernyataan tokoh reformasi itu soal Polri dan TNI tak terlibat dalam tragedi penembakan dan pembantaian 6 laskar FPI. Pernyataan Amien itu dinilai bisa menggoyahkan perjuangkan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) pengawal HRS.

Habib Rizieq kecewa dengan ucapan Amien tersebut. Kubu HRS ingin fokus mengungkap siapa dalang dari tragedi tersebut.

Amien Rais blunder

Amien Rais dirikan Partai Ummat. Foto: Antara.
Amien Rais dirikan Partai Ummat. Foto: Antara.

Lantaran pernyataan itu, kubu Habib Rizieq menilai Amien Rais blunder dan rugikan korban laskar FPI. Habib Rizieq tegas menolak pernyataan Amien Rais itu. Habib Rizieq tak sepakat dengan jalan pikiran Amien.

Kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar meengatakan Habib Rizieq menolak pernyataan Amien soal Polri dan TNI dalam insiden penembakan 6 laskar FPI.

“Bahwa Pernyataan Amien Rais sangat BLUNDER, karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan,” ujar Habib Rizieq melalui kuasa hukumnya Aziz Yanuar dikutip dari Tempo, Senin 19 Juli 2021.

Berkebalikan dengan pernyataan Amien, kubu Habib Rizieq yakin kok, dalam tragedi KM 50 Jalan Tol Jakart-Cikampek, ada keterlibatan aparat negara dari unsur Polri maupun TNI.

Makanya demi keadilan bagi laskar pengawal HRS, Imam Besar Habib Rizieq menolak banget perkataan Amien Rais.

Bersyukur Polri TNI tak terlibat

Rekonstruksi penembakan laskar FPI oleh Bareskrim Polri
Rekonstruksi penembakan laskar FPI. Foto Antara/Ali Khumaini

Pernyataan Amien Rais soal Polri TNI tak terlibat dalam tragedi 6 laskar FPI muncul saat peluncuran buku berjudul Buku Putih Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS. Mantan Ketua MPR RI ini mengatakan mendapat kesimpulan itu setelah membaca buku tersebut. Dia kembali mengulang pernyataannya.

Amien mengatakan lembaga TNI dari tiga matra dan Polri tidak terlibat, baik dari segi skenario dan pelaksanaan penembakan tersebut. “Alhamdulillah kita bersyukur,” kata Amien, Rabu, 7 Juli 2021

Meski demikian, Amien Rais tidak secara gamblang menyebutkan pihak yang harus bertanggung jawab dalam penembakan Laskar FPI. Dia mengatakan proses hukum kasus ini harus dilakukan secara terbuka dan jujur. Dia berharap dengan keterbukaan itu, kasus pelanggaran HAM tidak akan terulang.

Pernyataan Amien disambut oleh terima kasih Menkopolhukam Mahfud MD. Artinya dengan pernyataan itu menegaskan tak ada pelanggaran HAM berat dalam tragedi 6 laskar pengawal HRS.

“Terima kasih, Pak Amien, atas sportivitasnya mengumumkan temuan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) tentang terbunuhnya 6 Laskar FPI, bahwa, tidak ada keterlibatan TNI-Polri. Artinya peristiwa bukan pelanggaran HAM berat melainkan kejahatan biasa. Pelanggaran HAM berat itu melibatkan aparat secara terstruktur dan sistematis,” cuit Mahfud MD di akun twitternya  @mohmahfudmd.

Mahfud di akun twitternya, saat Amien Rais bertemu Presiden Joko Widodo, pemerintah juga sudah mengatakan bahwa Komnas HAM tidak menemukan terjadinya pelanggaran HAM berat. Akan tetapi, lanjut Mahfud, jika TP3 punya bukti tentang pelanggaran HAM berat itu maka pemerintah akan menindaklanjuti sesuai UU 26 tahun 2000.

“Ternyata bukti-bukti tidak ada. Trims TP3,” cuit Mahfud.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close