Trending

Habib Rizieq is back! Refly: Semoga jadi angin segar bagi Indonesia

Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa kemarin mengumumkan jika imam besar mereka Habib Rizieq Shihab bakal segera pulang ke Indonesia. Hal itu lantaran status cekal terhadap Rizieq telah dicabut, usai melakukan proses perundingan panjang dengan otoritas di Arab Saudi.

Terkait hal ini, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun angkat bicara. Kata dia, seharusnya Pemerintah pro aktif untuk mem-pulang-kan Habib Rizieq ke Indonesia. Apalagi, Rizieq hingga kini merupakan warga negara Indonesia.

Baca juga: Kesal pendemo disebut sampah demokrasi, Rocky balas Ngabalin, badut!

“Karena dia adalah warga negara yang berhak atas perlindungan atas negara. Kita ingat saat negara pro-aktif terhadap warganya yang terancam hukuman mati, bahkan menyiapkan advokasi. Intinya tidak boleh ada warga negara ber-KTP Indonesia, diperlakukan kurang menyenangkan oleh negara lain. Negara harus pro aktif,” kata Refly Harun dalam saluran Youtube-nya, disitat Rabu 14 Oktober 2020.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Foto: Youtube/ReflyHarun
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Foto: Youtube/ReflyHarun

Dia mengakui, memang tak mudah untuk mem-pulang-kan Habib Rizieq ke Tanah Air. Sebab, negara tentu harus memperhitungkan banyak hal jika beliau kembali. Apalagi saat ini waktunya dianggap kurang pas, di tengah panasnya konstelasi akibat meluncurnya UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Mudah-mudahan kepulangan Habib Rizieq, membawa angin segar bagi Indonesia. Karena siapapun berhak wajib ikut serta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, menggunakan haknya mengeluarkan pendapat,” kata dia lagi.

Penangkapan anggota KAMI

Pada kesempatan itu, Refly kemudian menyinggung sejumlah rekannya di KAMI yang ditangkapi aparat kepolisian. Refly menyebut pihaknya hingga kini belum tahu, apa sebenarnya salah mereka.

Kendati belakangan beberapa anggota KAMI disebut disangkakan melanggar UU ITE. Hal ini, artinya, kata dia, hak konstitusi mengeluarkan pendapat seolah makin dibatasi.

“Ini UU karet. Padahal saya berharap tidak ada lagi yang dihukum karena mengeluarkan pendapat. Walaupun pendapat itu sangat krisis dan mengganggu eksistensi kekuasaan.”

Sebab, kata dia, apabila seseorang dihukum karena pendapatnya, sesungguhnya kita terancam dalam demokrasi itu sendiri.

Rizieq pimpin revolusi

Sementara itu, terkait ke-pulang-an Rizieq ke Tanah Air, juga disampaikan Sekretaris Umum DPP FPI Munarman. Kata dia, kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia adalah untuk memimpin revolusi. Yaitu, revolusi menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Insya Allah, IB (Imam Besar)-HRS akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi selamatkan NKRI,” kata Munarman dalam keterangan tertulisnya.

FPI gelar aksi demo. Foto: Tagar
FPI gelar aksi demo. Foto: Tagar

“Alhamdulillah, baru saja kami mendapatkan informasi penting dari kota suci Makkah terkait rencana kepulangan IB-HRS. Setelah melalui proses perundingan panjang antara IB-HRS dan otoritas Saudi Arabia tanpa bantuan rezim Indonesia. Akhirnya, terdapat kejelasan dan titik terang mengenai kepulangan IB-HRS,” kata Munarman.

Kemudian, Munarman melanjutkan IB-HRS secara resmi sudah dicabut cekalnya dan sudah dibebaskan dari denda apa pun karena IB-HRS tidak bersalah.

Selanjutnya, IB-HRS menunggu proses administrasi bayan safar (Exit Permit) dan pembelian tiket serta penjadwalan untuk kepulangan ke Indonesia.

Dengan begitu, pihaknya menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Pemerintah Saudi dan semua pihak yang telah ikut andil membantu IB-HRS termasuk semua umat yang selalu mendoakan beliau.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close