Trending

Habib Rizieq: Islam bukan agama Arab dan bukan agama pendatang

Beberapa waktu belakangan perbincangan soal Islam yang disebut sebagai agama pendatang dari Arab serta agama yang arogan menuai kontroversi.

Perbincangan soal isu tersebut kemudian mendapat tanggapan serta jadi topik bahasan dari banyak pihak di media. Bahkan di media sosial, isu tersebut masih hangat dibahas hingga kini.

Termasuk salah satu akun Twitter dengan nama @MCAOps yang juga ikut membahas topik tersebut. Dalam cuitannya, akun tersebut mengunggah potongan ceramah Habib Rizieq Shihab.

Dalam ceramah yang diunggah, Habib Rizieq membahas topik soal sebutan Islam sebagai agama pendatang dari Arab. Menurut eks pentolan FPI itu, Islam bukan agama Arab dan tidak pernah menjadi pendatang.

“Jangan mengkerdilkan Islam dengan mengatakan Islam itu agama Arab. Yang kedua, mereka katakan Islam itu agama pendatang. Tunggu dulu kalo kita mau bicara soal pendatang,” kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq FPI
Habib Rizieq. Foto: Antara

Habib Rizieq lalu melanjutkan, Islam itu merupakan agama dari Allah. Dan Bumi ini merupakan ciptaan Allah. Jadi, kata dia, Islam di mana pun bukan jadi agama pendatang.

“Islam itu agama dari Allah. Bumi ini ciptaan Allah, Bumi ini milik Allah. Sehingga di mana pun Islam itu hadir di atas muka bumi ini, Islam tidak pernah menjadi pendatang. Islam akan selalu menjadi pribumi di Bumi mana pun milik Allah SWT,” sambungnya dikutip Senin 1 Februari 2021.

Habib Rizieq kemudian memberikan perbandingan antara orang Arab dengan agama Islam. Menurutnya, orang Arab bisa dibilang sebagai pendatang di Indonesia, pun juga dengan orang China di Indonesia. Tapi agama Islam, kata dia lagi, bukan merupakan pendatang.

“Jadi jangan mereka sombong dengan mengatakan Islam itu pendatang, tidak. Orang Arab di Indonesia pendatang, orang China di Indonesia pendatang. Tapi Islam, bukan pendatang saudara. Islam itu datang dari Allah SWT di atas muka Bumi, Bumi ini milik Allah, ciptaan Allah.”

Lebih lanjut, Habib Rizieq juga menyinggung soal Islam Nusantara. Ia menuturkan, frasa Islam Nusantara merupakan istilah yang berbahaya. Karena dulu saja nabi diutus ke Arab bukan untuk mengarabkan Islam, tapi untuk mengislamkan Arab, jelasnya.

Habib Rizieq
Habib Rizieq di Polda Metro Jaya. Foto Antara/Retno Esir

“Nah kemudian selanjutnya, dia katakan karena Islam ini pendatang dari Arab, maka Islam itu harus dipribumisasi, Islam itu harus diindonesiakan, Islam itu harus dinusantarakan,” tuturnya.

“Ini kalimat sangat berbahaya. Kenapa? Karena dulu nabi pada saat diutus oleh Allah SWT pertama kali ke tanah bangsa Arab, bukan untuk mengarabkan Islam, tapi untuk mengislamkan Arab. Jadi jangan dibola-balik,” imbuh Habib Rizieq.

Di akhir potongan video itu, Habib Rizieq mengatakan bahwa kelompok yang menyebut diri sebagai Islam Nusantara itu berbahaya lantaran memutarbalikkan persoalan.

“Nabi enggak pernah mengarabkan Islam. Nabi itu dulu tugasnya mengislamkan bangsa Arab dan seluruh suku bangsa di dunia. Jadi nabi dulu mengislamkan Arab, bukan mengarabkan Islam. Jadi, kelompok mereka ini yang menyebut dirinya sebagai Islam Nusantara memutarbalikkan pesoalan dan ini sangat berbahaya,” pungkasnya.

Potongan video yang berdurasi 2 menit 19 detik tersebut tidak menjelaskan di mana dan kapan ceramah Habib Rizieq itu dilaksanakan.

Islam agama pendatang

Isu Islam yang disebut sebagai agama pendatang yang belakangan mencuat berawal dari cuitan Permadi Arya alias Abu Janda. Karena cuitannya itu, Abu Janda pun lantas mendapat hujatan dari banyak pihak.

Cuitan itu ia buat ketika sedang twitwar dengan Tengku Zulkarnain. Mulanya, Tengku Zul mengulas soal arogansi minoritas yang dalam sejarahnya bakal tumbang juga.

“Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI,” tulis Tengku Zul.

Melihat cuitan itu, Abu Janda lantas membalasnya dengan dengan menyoal arogansi laku Islam pada kearifan lokal yang berkembang di Indonesia.

Permadi Arya dan Ustaz Tengku Zul. Foto: Youtube/Instagram

“Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasa aurat,” balas Abu Janda.

Ini yang kemudian diadukan Tengku Zul ke Wapres Ma’ruf Amin serta bikin Abu Janda menjadi bulan-bulanan warganet. Mendapat cercaan, Abu Janda lalu membuat sebuah cuitan lagi guna menjelaskan maksud dari kicauannya sebelumnya.

Dalam pembelaaanya, Abu Janda menuliskan memang ada bukti kok kelompok Islam yang mengharamkan kearifan lokal. Dia mengunggah tangkapan layar pengharaman tradisi sedekah laut sampai kampanye berkebaya serta gelaran wayang kulit.

“Ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin.. dan masih banyak lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat.. kalo gak mau disebut arogan ya jangan injak2 budaya kearifan lokal donk tadz,” balas si Abu Janda.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close