Trending

Hadi Pranoto bakal bagi-bagi obat herbal corona, ada yang mau?

Setelah video wawancaranya dengan Anji viral, nama Hadi Pranoto seketika menjadi perbincangan. Sebab pada kesempatan itu, Hadi mengaku, berhasil menemukan obat herbal yang mampu menyembuhkan pasien dari corona. Obat corona Hadi Pranoto menyedot perhatian publik.

Hadi berkisah, perjalanannya menemukan ramuan herbal itu dimulai sejak puluhan tahun lalu. Pria berkacamata itu bekerja sama dengan tim riset kecil yang berfokus pada penanganan virus di Indonesia. Menariknya, ia menjalani tugas tersebut atas dasar kemanusiaan.

Baca juga: Hadi Pranoto ngaku kirim 5.000 obat covid-19 ke Ratu Elizabeth II, netizen ngakak

“Saya bukan dokter, jadi tidak ada keterikatan saya dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Saya adalah tim riset yang melakukan penelitian untuk emergency kemanusiaan Covid-19 ini,” ujar Hadi, dikutip dari Kumparan, Rabu 5 Agustus 2020.

eneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi Covid-19.
eneliti Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi Covid-19 , di Kota Bogor, Jawa Barat. Foto ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

Sejak mengumumkan hasil temuannya itu, Hadi langsung mendapat kecaman dari publik dan pakar kesehatan. Apalagi, konon katanya, gelar profesor yang disandang Hadi sebenarnya palsu. Selain itu, ia juga tak punya latar belakang akademis di bidang epidemiologi ataupun virologi.

Kendati temuannya dikecam publik, namun Hadi tetap percaya diri bakal membawa pengaruh besar bagi peradaban manusia. Bahkan, untuk mewujudkan mimpinya tersebut, ia berencana membagikan ramuan herbalnya ke seluruh masyarakat yang membutuhkan.

“Kita akan selenggarakan bakti sosial untuk Covid-19. Kita mau bagi-bagi jamu herbal ke seluruh Indonesia,” terangnya, disitat dari VIVA.

Anji dan Hadi Pranoto
Anji dan Hadi Pranoto Photo: Instagram

Meski begitu, ia belum bisa memastikan kapan rencana itu bisa terealisasi. Namun demikian, prosesnya terus bergerak maju dan tinggal menunggu tahap finalisasi.

“Nanti, kita lagi susun untuk tahap pertama amal dan bakti nasional ini,” kata dia.

Hadi klaim ramun herbalnya bukan hoax

Saat menjelaskan ramuan herbalnya, ada sejumlah klaim yang Hadi sampaikan dengan serampangan. Itulah mengapa, banyak pihak menduga, ia sedang melakukan praktik hoax atau penipuan terselubung.

Imbasnya, ia dilaporkan CEO Cyber Indonesia, Muannas Alaidid atas tuduhan penyebaran berita bohong. Namun, saat dimintai keterangan, Hadi malah ingin menuntut balik pihak pelapor terkait pencemaran nama baik.

“Dia (Muannas) membuat laporan kepada pihak kepolisian, saya dianggap berbohong, membuat hoax di media. Itu pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter. Karena itu, saya akan meminta ganti rugi materiil dan immateriil sebesar US$10 miliar—atau setara Rp145 triliun,” ucap Hadi, dilansir KompasTV.

Hadi mengaku tak kenal sama sekali dengan sosok Muannas Alaidid. Namun, jika polisi memanggilnya, ia pasti akan datang. Sebab, Hadi menilai, apa yang ia katakan mengenai ramuan ‘penangkal’ corona, sejatinya benar dan tak mengandung muatan hoax.

“Saya tidak tahu, saya tidak kenal dia, kemudian saya tidak tahu yang dilaporkan apa, saya nggak paham. Dibilang hoax, hoax-nya di mana? Saya enggak tahu,” kata dia.

Kalau Hadi Pranoto bagi-bagi obat herbal corona, kamu mau?

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close