Trending

Haikal Hassan berkali-kali sumpah lagi mimpi bertemu Rasul: Suaranya jelas

Pendakwah Haikal Hassan kembali mengungkap cerita mimpi-nya bertemu Rasulullah SAW. Hal itu dia utarakan saat menjadi bintang tamu di saluran Youtube politisi Gerindra Fadli Zon.

Menurut Sekretaris Jenderal HRS Center itu, sebetulnya dia sangat keberatan cerita tersebut diangkat ke publik. Hingga kini, dirinya tidak tahu siapa yang merekam, mengangkat isu ini, sampai mengupload dan memviralkan cerita ini.

“Saya enggak lupa di kata-kata awal ini untuk keluarga (6 laskar FPI). Karena dia sedang berduka, harusnya saya jadi mitra Polisi. Makanya saya bilang sudahlah jangan sedih, jangan berpanjang kesedihan, karena ini mau menenangkan dan seterusnya. Apakah salah,” kata dia dikutip dari saluran Youtube Fadli Zon, Kamis 7 Januari 2021.

Baca Lainnya

  • Kata-kata menenangkan keluarga korban ini, menurutnya, sangat wajar. Seperti halnya menenangkan ada seseorang yang meninggal karena kasus narkoba.

    “Kan tak mungkin saya bilang anak lw di neraka. Paling semoga diampuni. Bagi saudara Kristen, paling beliau sudah bersama bapak di surga di pangkuan Yesus dan seterusnya. Apakah salah?” tegasnya.

    Penceramah Haikal Hassan
    Penceramah Haikal Hassan

    Haikal Hassan kemudian mengaku heran karena mimpi-nya itu dikaitkan dengan kejadian nyata. Padahal, semata membuat support kepada para keluarga yang ditinggalkan 6 laskar FPI akibat ditembak polisi.

    Haikal Hassan: Demi Allah saya mimpi ketemu Rasulullah

    Lebih lanjut, Haikal Hassan kemudian menceritakan bagaimana proses mimpinya itu kepada Fadli Zon. Pada kesempatan itu, dia mengaku tak main-main, dan tidak berbohong.

    Sebab dia mengaku memang benar bertemu Rasulullah SAW. Peristiwa itu pula yang kemudian membawanya pada proses hukum. Pada waktu diperiksa oleh Polisi, kata Haikal, dia lantas ditanya bagaimana wujud Rasulullah.

    Ketika itu dia bingung menjawabnya. Karena tak bisa dideskripsikan. “Dan saya betul-betul mengalaminya. Demi Allah saya bersumpah (bertemu Rasulullah), karena saya alami itu ketika anak saya meninggal. Demi Allah saya bermimpi begitu, Rasul datang, suaranya jelas terdengar, berkata Umar anak saya bersamanya. Seperti cahaya, tidak bisa digambarkan,” katanya.

    Haikal Hassan. Foto: Suara.
    Haikal Hassan. Foto: Suara.

    Ketika itu, Haikal kemudian diminta untuk menjelaskan bagaimana wajah Rasulullah. Sekali lagi, Haikal menegaskan dirinya tidak sedang berbohong.

    “Seperti cahaya menunduk dan ini bener ini wajah anak saya. Saya ceritakan kepada mereka,” katanya.

    Haikal dicecar 23 pertanyaan

    Kepada Fadli, Haikal Hassan lantas mengaku dicecar 23 pertanyaan oleh Polisi atas mimpi-nya itu. Proses pemeriksaan sendiri berlangsung cukup panjang. Sejak pagi hingga sore hari.

    Ketika itu, Polisi, kata dia, turut penasaran soal dari mana dirinya tahu jika 6 laskar FPI itu mati syahid atau tidak. “Saya tidak bilang mati syahid, kita kan berdoa, mendoakan. Lalu mereka tanya apa buktinya mimpi bertemu Rasulullah.”

    Dari sana, Haikal Hassan kemudian berusaha mengutip sebuah hadist, di mana tak boleh wajah Rasulullah digambarkan walaupun sekali pun nyata. Yang pasti, katanya, setan saja tak bakal bisa menyerupainya.

    “Saya bukain hadist saja, ini lho hadist-nya. Di mana kejadiannya? Di kasur dong, mana gue tahu di mana. Berapa tahun yang lalu? Di rumah saya, di kasur tidur. Itu serius nanyanya (polisi). Saya juga bingung bagaimana saya cara jawabnya ini,” katanya.

    Haikal Hassan soal mimpi itu menegaskan, dirinya tidak sedang menaruh benih permusuhan ketika sedang bercerita itu kepada para keluarga. Termasuk pula untuk melawan negara.

    “Itu persepsi lu, saya enggak begitu,” katanya lagi.

    Lihat videonya di bawah ini:

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close