Trending

Jemaah haji Indonesia batal berangkat, nasib jemaah negara lainnya?

Jemaah haji Indonesia batal berangkat. Kementerian Agama memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Pemerintah mengambil keputusan ini diambil antara lain karena hingga saat ini Arab Saudi belum membuka akses layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020M.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar mengatakan waktu untuk persiapan haji tidak memungkinkan sebab semakin mepet, sedangkan Arab Saudi belum memberikan kepastian pelaksanaan ibadah haji sampai hari ini.

Baca juga: Jemaah haji batal berangkat, DPR minta uang jemaah dibalikin

“Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum memberikan kepastian kapan akan dibukanya akses layanan penyelenggaraan haji 1441H/2020M, tidak hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi negara-negara pengirim jemaah haji lainnya,” jelas Nizar di Jakarta, Selasa 2 Juni 2020.

Ancam kesehatan jemaah

Nizar mengatakan, Kementerian Agama memahami jika Arab Saudi hingga kini belum membuka akses tersebut. Pasalnya, hingga saat ini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) juga masih menjadi pandemi.

Ibadah haji di Masjidil Haram pada 2019/1440H
Ibadah haji di Masjidil Haram pada 2019/1440H. Foto Instagram @pakuys

Sebagaimana di Indonesia, hal itu juga berpengaruh pada proses persiapan penyelenggaraan haji yang mereka lakukan. Apalagi, kata dia, Covid-19 juga dapat mengancam keselamatan jemaah. Sementara agama mengajarkan, menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan.

“Pandemi Covid-19 tentu juga menjadi pertimbangan, baik Saudi maupun Indonesia, karena itu terkait kesehatan jemaah,” ujarnya.

Dibuka atau tidaknya akses layanan penyelenggaraan dari Arab Saudi sangat penting dan akan berpengaruh pada persiapan yang dilakukan negara pengirim jemaah, termasuk Indonesia. Tentu persiapan itu membutuhkan waktu.

“Sampai saat ini belum ada kepastian sehingga sudah tidak ada waktu lagi untuk melakukan persiapan,” ujar Nizar.

Kabar baik sebelumnya

Kementerian Agama sudah menyiapkan skenario terburuk pelaksanaan ibadah haji dalam mada pandemi. salah satu skenarionya yakni batal memberangkatkan jemaah haji pada musim tahun ini.

Padahal akhir Ramadan lalu, sempat muncul kabar baik dari Arab Saudi. Pemerintah kerajaan itu bergeliat persiapan haji yang dilakukan pemerintah Arab Saudi. Hal itu antara lain terlihat dari pemasangan tenda-tenda di Arafah oleh Muassasah Asia Tenggara. Sejak 17 Mei 2020, Arab Saudi sudah mulai memasang tenda di Arafah.

Jemaah haji di Masjidil Haram
Jemaah haji di Masjidil Haram. Foto Instagram @aria_indah_s

Menteri Agama Fachrul Razi dalam pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah haji disampaikan secara daring. Dia meminta agar jamaah yang terdaftar berangkat tahun ini tidak menunggu dan berharap menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada 1441 Hijriah atau tahun 2020 ini. Keputusan ini saya sampaikan berdasarkan Keputusan Menag Nomor 494 Tahun 2020 mengenai pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan haji 1441 H/2020 M,” katanya.

Meski menjadi keputusan yang tidak populis namun, ditiadakan pemberangkatan jamaah haji tahun ini, menjadi keputusan terbaik. Risiko terjadinya penyebaran Covid-19 baik kepada jamaah maupun petugas haji yang akan diberangkatkan.

Bagaimana menurutmu dengan keputusan jemaah haji Indonesia batal berangkat, menurutmu?

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close