Lifestyle

Hal jorok yang dilakukan lalat saat hinggap di makanan, jijay!

Sejak kecil, kita diajari untuk selalu menjaga kebersihan diri dan sekitar, termasuk menjaga kebersihan makanan dan minuman. Menjaga kebersihan makanan salah satunya bisa dilakukan dengan mencegah lalat hinggap di atasnya.

Jika ada lalat yang hinggap di makanan, apa yang biasanya kamu lakukan? Apakah membuang makanan yang hanya dihinggapi lalat tersebut? Atau mungkin cuek saja dengan tetap memakan makanan tersebut?

Baca juga: Jangan sering-sering minum dari botol plastik yang hangat, bahaya!

Kita semua tahu lalat adalah serangga kotor yang harus dijauhkan dari makanan karena dapat menyebabkan penyakit. Tapi apakah sebenarnya yang dilakukan lalat ketika hinggap di makanan kita? Simak ulasan berikut ini.

Muntah dan meludah di makanan

Mengutip Bright Side, lalat makan dengan cara mengisap cairan melalui mulutnya yang berbentuk tabung. Karena bentuk mulutnya inilah lalat harus mengubah makanan menjadi cairan agar dapat diisap.

Agar dapat melakukan ini, lalat memuntahkan air liur mereka sendiri di atas makanan. Air liur tersebut mengandung banyak bakteri dari makanan yang mereka makan sebelumnya.

Lalat yang sedang mengisap makanan
Lalat yang sedang mengisap makanan. Foto: Ulrike Leone di Pixabay

Bertelur di makanan

Makanan yang dihinggapi lalat dapat berubah menjadi tempat atau sarang untuk menaruh telur-telur lalat.

Kemudian setelah beberapa waktu berlalu, telur tersebut akan tumbuh menjadi lalat kecil (belatung atau larva lalat) yang dapat meracuni makanan kamu dengan bakteri.

Bayangkan betapa menggelikannya jika ada belatung di makanan. Maka dari itu, pastikan menutup makanan agar selalu terhindar dari lalat.

Kaki dan sayap lalat mengandung bakteri

Kita sudah mengetahui bahwa tubuh lalat mengandung banyak sekali bakteri. Bakteri paling banyak di tubuh lalat ditemukan pada kaki dan sayapnya.

Menurut peneliti dari Nanyang Technological University, setiap langkah dari lalat akan meninggalkan ratusan bakteri di makanan yang dihinggapinya.

Potret seranga lalat
Potret seranga lalat. Foto: Virvoreanu-Laurentiu di Pixabay

Membawa puluhan penyakit

Lalat rumahan dapat menularkan setidaknya 65 penyakit berbeda kepada manusia hanya dengan berjalan melalui tumpukan sampah dan makanan.

Penyakit tersebut antara lain disentri, diare, kolera dan bahkan kusta. Lalat ternyata tidak hanya menginfeksi manusia, tapi juga dapat menginfeksi hewan lain, seperti ayam atau babi.

Maka dari itu, pastikan Anda tidak membiarkan lalat hinggap atau menyentuh makanan Anda, juga jangan lupa untuk menutup makanan Anda agar terjaga kebersihannya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
X
Close