Hot

Hal sepele ini bikin Ratu Inggris sakit hati dengan Mick Jagger

Ratu kerajaan Inggris, yaitu Queen Elizabeth II disebut-sebut tak ikhlas memberikan gelar kebangsawanan untuk vokalis Rolling Stones Mick Jagger.

Pada 2003 silam, Mick Jagger bersama musisi Inggris lainnya seperti Paul McCartney, Elton John, David Bowie, hingga Bono U2 diberikan gelar Ksatria (‘Sir’) oleh Ratu Inggris Queen Elizabeth II.

Baca juga:Ruang rahasia Ratu Inggris di Istana Buckingham, isinya bikin takjub

Penyanyi Rock nyentrik kala itu datang ke istana Buckingham dengan mengenakan mantel kulit berwarna hitam, sambil mengenakan ikat leher berwarna ungu dan sepatu olah-raga.

Padahal biasanya, orang-orang yang mendapat kehormatan itu mengenakan pakaian resmi yang berupa jas panjang berwarna hitam dan topi tinggi.

Anehnya, upacara ksatria untuk Mick Jegger itu tiba-tiba dilakukan oleh Pangeran Wales, dan bukan Ratu Elizabeth II, seperti kebiasaan.

Ratu Elizabeth
Karakter lilin Ratu Elizabeth. (Dok. Pixabay)

Gary Susman dari Entertainment Weekly, mengatakan bahwa hal itu sangat jarang terjadi. Meski kala itu Ratu Inggris beralasan dirinya tak bisa hadir karena harus menjalani operasi lutut, namun menurut Gary itu merupakan hal yang janggal.

“Mungkinkah itu alasan sebenarnya? Saya tidak yakin,” ujarnya dilansir Grunge.

Gary melanjutkan ketidakhadiran yang mulia ini menurutnya karena faktor ketidaksukaan Ratu dengan Mick Jagger.

Ratu diduga tidak menyukai gagasan bahwa Mick Jagger akan menerima gelar ksatria. Apalagi ia mengetahui semua skandal Jagger di luar sana. “Itu tentu mengkhawatirkan bagi Ratu,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi ganjalan bahwa Rolling Stones memiliki album yang menyindir monarki yaitu ‘At Her Satanic Majesty’s Request’. Namun, menurut buku Harold Brooks-Baker, Mick: The Wild Life dan Mad Genius of Jagger, sang Ratu juga memiliki alasan yang jauh lebih pribadi untuk tidak menyukai pentolan Stones itu.

Ratu tidak suka Jegger punya hubungan khusus dengan Putri Margaret

Tak cuma tidak mewakili pria Inggris yang bermartabat, Jagger juga disebut-sebut dekat dengan saudara perempuan Ratu yaitu Putri Margaret.

“Keduanya sering berbicara di telepon, dan sang Putri bahkan mengundang Jagger ke berbagai acara, di mana keduanya menari dan menghabiskan cukup waktu bersama sehingga membuat orang bertanya-tanya,” ujar Gary

Putri Margaret sudah agak rawan skandal, dan Ratu tidak senang jika harus memberi gelar penyanyi nyentrik itu dengan gelar Ksatria bagi Inggris.

Mick Jagger dan Putri Margareth
Mick Jagger dan Putri Margareth Photo: Grunge

Seperti yang dikatakan Harold Brooks-Baker dari leluhur dan penerbit Lambang Burke’s Peerage: “Hal terakhir yang Ratu inginkan adalah saudara perempuannya menjauh dari Mick Jagger!”

Nama Mick Jagger sudah mendunia. Kariernya di bidang musik sudah tidak diragukan lagi. Bersama grup musiknya vokalis The Rolling Stones ini punya suara khas yang berhasil mencetak berbagai lagu hits.

Padahal, pada saat pelantikannya, Jagger mengaku terkejut atas pengumuman itu. Sebab, selama puluhan tahun, mantan suami Bianca Jagger itu dikenal sebagai pribadi pemberontak, anak nakal, dan sejumlah cap buruk lain. Itu dikarenakan kebiasaan Jagger bergonta-ganti pasangan dan menggunakan obat terlarang.

Namun demikian, Jagger mengatakan bahwa gelar Sir adalah pengakuan Ratu atas kerja kerasnya di dunia musik.

Sayangnya di balik gelar bangsawan itu banyak rumor beredar bahwa pemberian anugrah untuk Jagger itu menjadi kontroversi.

Jagger tak serta merta didukung semua kalangan di Inggris. Ada sejumlah bangsawan setempat yang menentang pemberian gelar tersebut. Menurut mereka, pemberian gelar itu kemungkinan besar terjadi karena campur tangan Perdana Menteri Tony Blair yang selama ini memang dikenal sebagai fans berat The Rolling Stones.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close