News

Hasil polling bikinan Wasekjen MUI mengejutkan: Presiden diminta mundur

Presiden Joko Widodo marah saat pidato di sidang kabinet paripurna dan mengancam akan lakukan reshuffle. Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain ikut menanggapi aksi tersebut, Dia membuat sebuah polling di sosial media Twitter miliknya.

Dalam jajak pendapat tersebut, Tengku Zul mempertanyakan kepada publik terkait solusi terbaik dalam mengatasi sejumlah persoalan yang ada di Indonesia. Dirinya pun membuat polling yang terdiri dari tiga pilihan solusi, yaitu reshuffle menteri, presiden mundur, dan kedua-duanya.

Baca juga: Pendakwah ini setuju revisi Pancasila sila pertama, tapi begini bunyinya

Mari kita buat Poling. Apakah menyelesaikan persoalan NKRI tuntas dengan Reshuffle Menteri atau dengan Presiden Mundur…? Monggo,” tulis Tengku Zul di akunnya, @ustadtengkuzul, pada 29 Juni 2020.

Polling yang ia buat berakhir pada Selasa, 30 Juni 2020 tersebut. Polling berhasil meraup jumlah total suara 16.959 orang. Adapun hasil akhir dari polling tersebut menyebutkan, Reshuflle Menteri sebanyak 9,4 persen, Presiden Mundur memperoleh suara 49,9 persen, dan yang terakhir kedua-duanya mendapat 40,6 persen.

Cuitan Tengku Zulkarnain. Foto: Twitter
Cuitan Tengku Zulkarnain. Foto: Twitter

Cuitan berupa polling milik Tengku Zul itu berhasil diretweet oleh 846 pengguna, dan 1,6 ribu penyuka.

Adanya reshuffle kabinet atau tidak, dirinya menilai, tidak akan membantu banyak karena masalah di Indonesia saat ini sudah cukup rumit.

Mau Resufel atau tidak, kayaknya tetap saja semuanya bakal nyungsep aja. Soalnya sudah sulit ditolong. Ibarat kanker sudah stadium 4. Mau gimana lagi? Tapi saya tetap bantu doa semoga tidak nyungsep lah… Amin,” tulisnya.

Photo booth Presiden Joko Widodo. Foto: Twitter/@ustadtengkuzul
Photo booth Presiden Joko Widodo. Foto: Twitter/@ustadtengkuzul

Sementara itu, atas adanya polling tersebut, sejumlah warganet ikut berkomentar dengan nada sindiran.

Situ cuman ustatt jadi2an…ngomong msh byk hoax..pingin cari panggung,” kicau akun @Bentala-Kelam.

poling kok cuma dgn sesama kadrun…yg netral dong poling nya jul…,” cuit @rudy01372393.

Kendati demikian, tak sedikit pula sejumlah pihak yang mendukung polling ini. Beberapa di antaranya justru menganggap pihak yang cenderung mengkritik polling tersebut merupakan buzzer bayaran.

Perhatiin deh buzzer2 yg nyerang ustad tengku, sekali nongol pasti lgsg saut2an. Jangan2 cuma itu2 doang orang2nya, satu orang 10 akun,” cuit @akhmadd82.

Berpendapat di media sosial sah-sah saja. Baiknya berikan pendapat yang bikin adem, jangan malah membuat kondisi jadi memanas. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close