Hot

Hati Hotman Paris merasa damai ketika melihat santri salat

Hotman Paris Hutapea kerap memperlihatkan sikap toleransi beragama. Pengacara kondang tersebut bahkan memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh muslim, terutama dari Nahdaltul Ulama (NU). Ia bahkan memperoleh gelar Gus Lora dari Ketua KH Said Aqil Siradj dalam sebuah acara keagamaan di 2019.

Ketika KH Salahudidin Wahid atau Gus Sholah wafat, Hotman Paris turut melayat. Selain itu, perbincangan Hotman dengan sederet tokoh Islam yang sering diunggah di media sosial juga menginspirasi. Pengacara yang selalu berbicara blak-blakan ini memberikan pendapatnya soal agama Islam, meski ia seorang Nasrani.

Merasa damai

Saat berbincang dengan Ustaz Das’ad Latif dalam acara Ramadan Kita, dia mengaku mendapat pesan kedamaian dari agama Islam, meski ia memiliki keyakinan berbeda.

Baca juga: Sindiran pedas Jerinx ke dokter yang kesal, seret nama Bill Gates

Ustaz Das’ad Latif bertanya, “Bang boleh saya minta pendapat dari hati nurani Abang. Bagaimana opini Bang Hotman tentang Islam?”, dikutip dari kanal YouTube Metrotvnews belum lama ini.

Hotman Paris
Hotman Paris. Photo: @hotmanparisofficial

Dikutip dari Suara.com, Hotman lalu bercerita pengalamannya berkunjung ke berbagai pesantren. Di sana, berbaur dengan santri di pondok pesantren. Di mana ia sering diundang memberikan motivasi pada para santri.

Hotman bercerita saat ia mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang Timur.”Saya banyak melihat sisi kedamaian setelah bersama ribuan santri. Saya melihat kedamaian ketika saya duduk sebagai kyai di Tebuireng,” ucapnya.

Ia bahkan mengatakan pesan tersebut sangat mendamaikan hati, meski enggan menjelaskannya secara eksplisit.”Mereka lagi salat, saya duduk di belakangnya. Saya menemukan pesan yang sangat damai,” ujarnya.

Instagram @hotmanparisofficial

Hotman lalu menyinggung sikap oknum yang bertolak belakang dengan pendapatnya tersebut. Baginya sikap tersebut merupakan hak pribadi sesorang, sehingga antarsesama wajib menghormati meski berbeda pandangan.”Kalau ada oknum-oknum di luar itu, itu pribadi masing-masing,” katanya.

Isu mualaf

Sering terlihat terlibat dalam acara bertema Islami, muncul desas desus kalau Hotman sudah berpindah keyakinan. Apalagi, dia terlihat aktif di Pesantren Tebuireng saat mengiringi almarhum Gus Sholah ke peristirahatan terakhir.

Mengklarifikasi kabar yang beredar, akhirnya Hotman buka suara melalui melalui akun Youtube Hotman Paris pada Rabu, 5 Februari 2020 lalu.

Hotman Paris. Foto: ist

Dia menjelaskan ikut melayat karena berhubungan baik dengan Gus Sholah. Ia juga menjelaskan diminta untuk tetap berada dalam ruangan ketika para kiai sedang salat. Bahkan dia diberi suguhan makanan.

Hotman juga mengucapkan terima kasih atas rasa persaudaraan yang diterimanya. “Terima kasih rasa persaudaraan dari para kyai. Sejak awal pertemuan akrab karena Hotman sudah pernah diundang Tebuireng dan dikasih gelar Gus oleh almarhum Gus Sholah pada tahun 2019,” katanya.

Dia menegaskan tidak pindah agama, hanya bersahabat dengan para kiai. Kesimpulannya tidak pindah agama tapi bersahabat dengan para kyai, santri dan cinta Ponpes Tebuireng,” tuturnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close