Hobi

Heboh, seorang siswa jadi korban perampokan saat mengikuti kelas online

Seorang siswa sekolah menjadi korban perampokan saat tengah belajar melalui kelas online di rumahnya. Hal ini membuat para siswa lain dan guru yang menyaksikan terkejut.

Perampokan itu dialami seorang gadis bernama Maria Jose, saat ia tengah mengikuti kelas online melalui Zoom dengan 25 orang lainnya, termasuk gurunya di kota Ambato di Tungurahua, Ekuador pada Jumat lalu.

Baca juga: Jalan panjang karir Alfred Riedl, dari bela tim junior hingga latih Indonesia

Sebuah video menunjukkan momen gadis tersebut yang diancam oleh pencuri yang mengenakan topeng saat memasuki kediamannya.

Terlihat kamera Maria tiba-tiba berhenti ketika sang pelaku menutup laptop yang digunakan Maria untuk belajar tersebut. Seisi kelas pun megkhawatirkan keselamatan Maria Jose.

Melihat hal tersebut, teman sekelasnya pun memberi tahu gurunya yang saat itu tengah berbicara memberikan materi pelajaran.

Perampokan yang terjadi saat kelas melalui Zoom. Foto: Daily Mail

“Apakah ada yang punya alamat atau nomor orang tuanya?” tanya salah satu murid dikutip dari Daily Mail pada 9 September 2020.

Kemudian salah seorang teman Maria Jose ternyata ada yang memiliki nomor ibunya. Lantas, yang lain pun langsung menyuruhnya untuk menelpon ibu Maria Jose.

“Telepon dia segera,” kata teman-teman Maria Jose.

Pelaku tertangkap

Pelaku pencurian sempat kabur dengan kendaraan bermotor setelah melakukan aksinya. Namun berkat lokasi yang terdeteksi pada ponsel yang mereka rampok, akhirnya polisi berhasil menemukan para pelaku di daerah yang dikenal sebagai ‘Huachi Grande.’

Sebuah laporan polisi dari Kepolisian Ekuador mengatakan, “Selama operasi ini, unit-unit dari Organized Motorized Group (GOM) diberangkatkan dan diberi tahu mengenai tindakan kriminal tersebut.”

Ilustrasi kejahatan
Ilustrasi kejahatan. Foto: PublicDomainPictures dari Pixabay

Para pelaku yang ditangkap juga ditemukan memiliki brankas, uang tunai 3.017 pounds, dua senjata api, satu senjata tajam, dua ponsel, satu laptop dan satu konsol video game.

Kini, para tersangka yang bernama Luis C., Valentin P., Carlos A., dan Dorian R., telah ditempatkan di bawah pengawasan pihak berwenang di Ekuador.

Kejadian ini tentu dapat menjadi pelajaran bagi banyak pihak, terutama orang tua dan anak yang harus tetap waspada meski sedang berada di dalam rumah. Karena yang namanya kejahatan, itu bisa datang kapan saja asal ada kesempatan. Hati-hati ya semuanya!

Nah, buat yang penasaran video bagaimana perampokan itu terjadi, berikut ini videonya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close