Trending

Heboh surat soal ‘Anjing lebih berguna dari Menteri Kesehatan’ Sherina bela Kemenkes

Warganet ramai-ramai mengkritik langkah Kementerian Kesehatan yang menegur pengguna Twitter atas dengan kalimat bernarasi ‘Anjing ini lebih berguna ketimbang Menteri Kesehatan Kita’. Kemenkes dianggap blunder oleh warganet dan berujung penghapusan postingan surat peringatan.

Kementerian Kesehatan merespons cuitan akun @aqfiazfan dengan narasi tersebut. Kementerian Kesehatan menilai cuitan akun itu membuat unsur pencemaran nama baik dari Menteri Kesehatan, maka Kemenkes memberi peringatan pada pemilik akun itu melalui surat yang diteken pada 3 Agustus 2020, dan dibagi di postingan media sosial Kemenkes pada Selasa 4 Agustus 2020.

Baca juga: Ledakan Lebanon, mantan bintang porno Mia Khalifa bagi-bagi video

Postingan ‘Anjing Menteri Kesehatan’

Surat Kemenkes mengingatkan pengguna Twitter
Surat Kemenkes mengingatkan pengguna Twitter. Foto Kemenkes

Kementerian Kesehatan mengirimkan surat peringatan kepada Aqwam Fiazmi hanifan yang memiliki akun Twitter @aqfiazfan. Dari deksripsi akun media sosialnya, pemilik akun ini adalah seorang jurnalis.

Merujuk pada surat tersebut, pada 27 Juli 2020, akun Twitter itu memuat konten informasi dari media Al Jazeera English soal kemampuan anjing di Jerman yang mampu deteksi orang terinfeksi Covid-19 dengan akurasi 94 persen.

Atas informasi tersebut, akun Twitter itu me-retweet dan mengomentari berita Al Jazeera itu dengan kalimat, “Anjing ini lebih berguna ketimbang Menteri Kesehatan Kita’.

Tuntut minta maaf

Menkes Terawan
Menkes Terawan Photo: Instagram Kemenkes.

Atas pemuatan narasi pada postingan tersebut, Kemenkes memandang ada unsur penghinaan dan atau pencemaran nama baik pada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan institusi Kementerian Kesehatan, sebagaimana diatur dalam pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kami memperingatkkan saudara Aqwam Fiazmi Hanifan untuk menghapus unggahan tersebut serta menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada Menteri Kesehatan dan Kementerian Kesehatan di atas materai, diunggah di akun saudara dan dikirimkan ke Kementerian Kesehatan,” tulis surat Kemenkes tersebut.

Kemenkes memberi waktu kepada pemilik akun itu 2×24 jam sejak Selasa 4 Agustus 2020 untuk menindaklanjuti peringatan tersebut. Jika tidak, Kemenkes bakal menyeret ke jalur hukum.

Warganet kritik surat ‘Anjing Menteri Kesehatan’

Unggahan surat peringatan ke pengguna Twitter itu direspons ramai oleh warganet. Sebagian warganet menilai cara Kemenkes itu tidak elegan. Ada akun yang berpandangan dari sisi hukum, pengenaan pasal UU ITE itu tidak bisa dilakukan oleh sebuah institusi. Pendapat atau tafsir itu disampaikan akun @erasmus70.

“Kakak @KemenkesRI. kalian itu lembaga negara, gak bisa pake 27 ayat 3 UU ITE, tanya @kemkominfo dulu lah sanah,” tulis akun tersebut.

Banyak kritikan lain atas surat peringatan Kemenkes tersebut.

Dihapus dan dibela Sherina

Sherina Munaf dan Baskara Mahendra
Sherina Munaf dan Baskara Mahendra. Foto: Instgaram

Setelah ramai disoroti warganet, admin media sosial Kementerian Kesehatan menghapus postingan surat peringatan ke akun Twitter @aqfiazfan. Warganet pun makin ramai bertanya kenapa admin Kemenkes menghapus postingan surat peringatan itu.

Figur publik tak luput memerhatikan polemik surat peringatan Kementerian Kesehatan itu. Penyanyi Sherina Munaf mendukung Kementerian Kesehatan untuk terus fokus pada penanganan darurat Covid-19. Menurutnya tak perlu dipikir kritikan dari warganet soal surat peringatan tersebut.

“Anjing menggonggong, khafilah berlalu. Tidak usahlah dimasukkan ke hati
@KemenkesRI. Tidak perlulah repot tersinggung. Yuk yuk kembalilah pada prioritas perhatian untuk yang lebih darurat,”
tulis Sherina di akun Twitternya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close