Unik

Heboh warga Cilincing tawuran di dalam air, netizen: Keturunan Atlantis

Beberapa jam yang lalu, beredar sebuah video menarik yang memperlihatkan adanya bentrok tawuran antar warga yang ada di dalam air. Tawuran yang diduga berasal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara tersebut terlihat sangat riuh lantaran warga yang turun ke dalam sungai cukup ramai.

Baca juga: Honda Jazz bermesin 1.2 L dibanderol Rp140 juta, pesaing Brio Satya?

Disitat dari akun pengguna Twitter @PangestuAlfin pada hari Selasa, 11 Agustus 2020, video pendek tawuran di Cilincing tersebut diunggah dengan caption “Belom pernah liat kan tawuran di air. Cuman orang Cilincing doang yang bisa,”

Dalam video yang diunggah terlihat dua kelompok warga yang turun ke dalam sungai dan saling jual beli pukulan. Bukan hanya dengan tangan kosong, ada warga yang membawa sebilah bambu yang turut menjadi senjata dalam tawuran di dalam air itu.

Ada juga yang baru terjun dan mengarah ke arah tengah sungai yang menjadi pusat bentrok.

Hal ini juga makin dibuat ramai karena warga sekitar yang kebetulan ikut menonton jalannya aksi tawuran tersebut turut serta meneriaki para pelaku yang sedang asyik baku hantam.

Warga yang menonton dari pinggir kali pun menambah suasana mencekam dengan berteriak “Mati..Mati…Mati..!!” selama beberapa kali.

Ditambah lagi pihak berwenang masih belum datang di lokasi kejadian guna melerai kejadian tersebut.

Meskipun begitu, sampai saat ini masih belum jelas apakah ada yang menjadi korban dalam peristiwa yang jarang terjadi tersebut.

Reaksi warganet

Video yang diunggah oleh akun bernama @PangestuAlfin tersebut banyak ditanggapi warganet. Terbukti baru 16 jam diunggah, video pendek berdurasi 23 detik itu sudah mendapat 697 retweet dan 738 like.

Alhasil banyak beragam komentar warganet yang ikut nimbrung memberikan suaranya dari video yang dinilai cukup kocak ini.

“@mattaattaa : apakah keturunan atlantis :(”

“@cuuacu : Pusing bgt liat kelakuan orang Priok,”

“@makanjeruk_ : Astaghfirullah ngakak dosa kagak an**r :’(“ (CTH)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close