Hot

Hidupnya berubah drastis pasca jadi kakek 001 di Squid Game, Oh Young Soo: Terkenal itu sulit

Nama Oh Young Soo tiba-tiba melambung setelah perankan sosok kakek 001 di film Squid Game yang tayang di Netflix baru-baru ini. Oh Young Soo (77) memerankan sosok Oh Il Nam di film tersebut yang berperan sebagai mulyuner yang menyamar jadi salah satu peserta di film yang bergentre trailer tersebut.

Dalam sebuh wawancara media kakek Oh mengaku kehidupannya berubah drastis sejak dirinya membintangi film tersebut. Bahkn ia mengaku kerepotan menangani panggilan telepon untuk wawancara atau untuk sekadar menawarkan pekerjaan. Karena tak punya asisten atau manajer, kakek Oh meminta putrinya untuk membantu menjawab pesan.

“Ternyata sulit menjadi terkenal,” ujarnya dalam wawancara di episode MBC How Do You Play? dilansir dari laman Soompi Jumat 21 Oktober 2021.

Tak cuma itu, kakek Oh juga mengatakan dirinya banyak menolak tawaran iklan hingga videoklip. Baru-baru ini ia mengaku telah menolak tawaran membintangi iklan ayam goreng.

Oh Young Soo Kakek Squid Game foto: Istimewa
Oh Young Soo Kakek Squid Game foto: Istimewa

“Saya merasa seperti melayang di udara. Itu membuat saya berpikir, kalau saya perlu menenangkan diri, mengatur pikiran saya, dan menahan diri sekarang,” kata Kakek Oh.

Ia juga bercerita banyak hal yang berubah dalam hidupnya termasuk bagaimana orang lain memperlakukan dia di jalan. “Hal-hal telah berubah sedikit. Bahkan ketika saya pergi ke kafe atau tempat seperti itu, saya sekarang harus menyadari bagaimana saya terlihat oleh orang lain. Itu membuatku berpikir, menjadi terkenal juga ternyata sulit.”

Sebelum memulai Suiq Game, kakek Oh adalah aktor veteran yang telah berakting selama hampir enam dekade saat ia memulai karirnya pada tahun 1963. Namun namanya meredup karena usia dan perkembangan idustri film Korea yang pesat. Bintang film King Lear ini benar-benar bijaksana karena dia juga berbicara tentang filosofi pribadinya.

Squid Game. Foto: Netflix
Squid Game. Foto: Netflix

“Masyarakat kita sering hanya mengakui tempat pertama, seolah-olah orang lain tidak penting. Seolah-olah hanya tempat pertama yang ada, dan tempat kedua tidak ada artinya. Namun meski peringkat kedua kalah dari peringkat pertama, peringkat kedua juga mengalahkan peringkat ketiga. Jadi setiap orang sebenarnya adalah pemenang. Itulah mengapa saya pikir pemenang sejati adalah seseorang yang bekerja keras pada hal-hal yang ingin mereka lakukan dan berusaha mencapai keadaan tertentu di dalam. Saya merasa orang seperti itu adalah pemenang.”

Terlepas dari ketenarannya yang meningkat pesat, kakek Oh mengaku dirinya tidak berjuang untuk kesuksesan besar dan puas dengan posisinya dalam hidupnya.

Saya tidak punya ambisi besar. Besar atau kecil, saya telah menerima banyak hal selama menjalani hidup saya. Sekarang, saya ingin meninggalkan hal-hal yang telah saya terima. Sederhananya, katakanlah Anda pergi ke gunung dan melihat bunga. Ketika kita masih muda, kita memetik bunga dan mengambilnya untuk diri kita sendiri. Tetapi pada saat Anda mencapai usia saya, Anda membiarkannya di sana persis seperti apa adanya, dan Anda kembali untuk melihatnya lagi nanti. Sama halnya dengan kehidupan. Meninggalkan hal-hal persis seperti apa adanya. Ini tidak mudah.” tutupnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close