Waduh! Negara ini kekurangan listrik gara-gara penambangan kripto

- Selasa, 30 November 2021 | 11:08 WIB
Ilustrasi mata uang kripto. Foto: News in 24
Ilustrasi mata uang kripto. Foto: News in 24


Penambangan kripto yang masif membuat negara Asia Tengah, Kazakhstan kekurangan pasokan listrik. Kazakhstan sedang berjibaku dengan pasokan energi karena penambang kripto dari China berdatangan ke negara tersebut, usai China menindak tegas kripto sejak September lalu.





Menurut laporan Financial Times, permintaan listrik Kazakhstan telah meningkat sekitar delapan persen sejak awal tahun 2021. FT juga memperkirakan bahwa lebih dari 87.849 rig penambangan padat daya telah pindah operasi dari China ke Kazakhstan.





Menurut data dari University of Cambridge, negara pecahan Uni Soviet itu juga saat ini menjadi negara kedua setelah AS sebagai salah satu tempat penambangan kripto 'terpanas'.





-
Bendera Kazakhstan. Foto: Ist.




Melansir The Verge, Selasa 30 November 2021, bulan lalu, tiga pembangkit listrik tenaga batu bara paling vital di Kazakhstan menghadapi penutupan darurat. Sehubungan dengan pemadaman, Coindesk melaporkan bahwa Kementerian Energi Kazakhstan akan mulai membatasi penambangan baru untuk menggunakan lebih dari 100 megawatt (MW) selama dua tahun, tetapi kemudian membatalkan pembatasan ini untuk penambang yang sah.





Untuk membantu mengurangi pemadaman listrik, Perusahaan Pengoperasian Jaringan Listrik Kazakhstan (KEGOC) juga memperingatkan bahwa mereka akan mulai menjatah daya untuk 50 penambang kripto yang terdaftar oleh pemerintah.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama - Hops.ID

Tags

Terkini

X