Jaringan 5G disebut bisa bawa petaka, ganggu penerbangan dan bikin rusak pesawat

- Rabu, 19 Januari 2022 | 16:36 WIB
Ilustrasi jaringan 5G (Computerworld)
Ilustrasi jaringan 5G (Computerworld)

Hops.ID – Jaringan 5G secara perlahan menjadi mainstream di beberapa negara. Kendati demikian, kekhawatiran terkait jaringan tersebut juga terus bergulir.

Sejumlah kalangan yang doyan membagikan teori konspirasi pernah mengatakan bahwa jaringan 5G dapat menyebabkan penyakit. Banyak ahli yang kemudian mengatakan bahwa klaim itu tidak benar adanya.

Namun, jaringan 5G ternyata memang memiliki sejumlah dampak negatif pada hal-hal tertentu, seperti pada pesawat terbang misalnya.

Baca Juga: Ibunda wanti-wanti Gaga Muhammad soal pacar ke depannya: Cari yang baik, jangan sampai kaya sekarang

Menurut sebuah laporan, bos-bos maskapai besar Amerika Serikat telah menerbitkan surat peringatan yang menyebut bahwa jaringan 5G yang berjalan di frekuensi C-Band, yang sedang direncanakan oleh dua operator besar AS, AT&T dan Verizon, dapat membuat sejumlah pesawat berbadan besar (wide-body) mengalami gangguan.

Bahkan, gangguan itu disebut bisa membuat pesawat-pesawat dikandangkan, sehingga bisa menyebabkan ribuan orang AS ‘terdampar’ di luar negeri.

Ilustrasi jaringan 5G. (Tatler Philippines)

Gangguan itu bisa terjadi karena potensi interferensi dari pita 5G ini dapat berdampak pada bagian-bagian pesawat yang sensitif, seperti altimeter yang dapat menghambat pengoperasian dengan visibilitas rendah.

Kendati demikian, bukan berarti bos-bos maskapai besar AS itu menolak sama sekali atau tidak percaya pada jaringan 5G. Mereka hanya meminta agar menara 5G ditempatkan lebih jauh dari bandara guna mencegah adanya gangguan.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Ubergizmo

Tags

Terkini

Mahalnya biaya perawatan rutin mobil Tesla

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:25 WIB