Antrian inden All New Honda HR-V sudah mengular, HPM lakukan ini supaya konsumen gak kelamaan nunggu

- Rabu, 25 Mei 2022 | 17:49 WIB
all new Honda HR-V
all new Honda HR-V

Hops.ID - Respon pasar otomotif terhadap All New Honda HR-V yang diluncurkan pada Maret 2022 lalu ternyata sangat positif. Hingga Mei 2022, antrian konsumen yang memesan kompak SUV itu sudah mencapai bulan September 2022.

Panjangnya antrian tersebut juga masih disebabkan krisis cip semikonduktor yang melanda dunia. Sejak Maret 2022, PT Honda Prospect Motor (HPM) telah mendapat pesanan sebanyak 9.165 unit All New HR-V, dan sekitar 59 persen konsumen lebih memilih tipe SE. Pihak HPM pun meminta maaf antrian pengiriman unit ke konsumen menjadi mengular akibat krisis cip tersebut.

Baca Juga: Toyota diam-diam siapkan penantang Honda CR-V, desain lebih keren meluncur tahun depan

"Kami minta maaf kepada konsumen yang harus menunggu. Kalau melihat data indennya bisa sampai September. Itu tergantung pada varian, warna dan lokasinya," ujar Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, seperti dikutip Hops.ID dari Pikiran Rakyat, Rabu, 25 Mei 2022.

Dari 9.000an pemesanan tersebut, sekitar 2.000 unit telah dikirimkan ke konsumen dan sisanya masih menunggu proses inden. Guna mempercepat proses pengiriman ini, HPM telah meminta pihak prinsipal di Jepang agar menambah pasokan cip untuk All New HR-V. Targetnya, HPM bisa memproduksi 35 ribu unit dalam 12 bulan atau sekitar 3.000 unit per bulannya.

"Jadi prinsipal menjanjikan penambahan pasokan cip menjadi 1.700 unit pada Mei ini. Kemudian pada Juni, akan meningkat lagi menjadi 2.000 unit dan Juli 3.000 unit. Tujuannya agar bisa mempercepat produksi hingga pasokan ke konsumen bisa lebih cepat," jelas Billy. Adapun saat ini, menurut Billy, produksi All New Honda HR-V mencapai 1.700 hingga 1.800 unit tiap bulannya.

Baca Juga: Honda bikin wadah pemilik Brio doyan ngepot, adu skill di slalom contest 2022

Sebagai informasi, All New Honda HR-V memiliki empat varian yakni S CVT (Rp362,9 juta), E CVT (Rp382,9 juta), SE CVT (Rp403,1 juta), dan Turbo RS (Rp513,9 juta). Untuk pilihan warna two tone, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp2,5 juta.

Varian Turbo RS menggendong mesin 1.5L VTec Turbo yang sanggup menyemburkan tenaga 177 PS pada 6.000 rpm dan torsi 240 Nm pada 4.500 rpm. Sedangkan tiga varian di bawahnya dibekali mesin 1.5L I-VTec DOHC yang mampu memuntahkan tenaga 121 PS pada 6.800 rpm dan torsi 145 Nm.

Halaman:

Editor: Danang Setiaji Prabowo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini