Jangan ngasal modifikasi motor! 3 hal ini ternyata dapat menggugurkan garansi kendaraan

- Selasa, 22 November 2022 | 08:05 WIB
Ilustrasi modifikasi motor (Unsplash / Hobi industri)
Ilustrasi modifikasi motor (Unsplash / Hobi industri)

Hops.ID - Bagi penggemar modifikasi motor, mengubah bentuk dan menambah aksesoris kendaraan adalah hal yang diinginkan bagi setiap pemiliknya.

Motor pabrikan yang sudah melewati berbagai macam tes, diabaikan penggunanya dengan modifikasi sendiri, demi mementingkan bentuk dan penampilannya.
 
Tuntutan gaya hidup juga menjadi alasan pemilik kendaraan melakukan modifikasi motor. Dengan memodifikasi motor sesuai selera masing-masing, dinilai dapat menegaskan karakater pemilik lewat media sepeda motor yang ditungganginya.
 
 
Namun, melakukan modifikasi pada sepeda motor bisa saja berdampak pada keselamatan penggunanya. Parahnya lagi, hal ini dapat menghilangkan hak klaim garansi kendaraan.
 
Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS), menegaskan ada beberapa modifikasi yang menyebabkan fungsi tidak normal sehingga menggugurkan garansi kendaraan.
 
Dilansir Hops.ID dari Wahana Honda, berikut modifikasi motor yang dapat menggugurkan garansi kendaraan.
 
 
Menganti komponen kelistrikan.
 
Garansi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku terdapat pada bagian kelistrikan. Hindari penggantian komponen kelistrikan dan mesin yang dapat menggugurkan garansi kendaraan. 
 
Oleh karena itu, hindari mengganti remote after market dan memotong kabel atau menambahkan komponen yang tidak sesuai dengan standar pabrikan.
 
Jangan mengganti oli mesin yang tidak sesuai rekomendasi.
 
 
Selain bagian kelistrikan, garansi yang dijamin oleh dealer adalah rangka dan mesin sepeda motor. Hindari penggunaan oli selain yang sudah direkomendasikan. 
 
Selain itu, jangan melakukan paket bore up after market dengan tujuan tambah performa mesin. Hal-hal ini dapat menggugurkan garansi yang berlaku.
 
Perhatikan wakgu klaim garansi.
 
Selain merubah, mengganti atau memodifikasi diluar standar rekomendasi pabrik, terdapat juga syarat ketentuan yang wajib diketahui.
 
 
Garansi atau klaim bagian kelistrikan adalah satu tahun atau 10.000 KM, bagian mesin tiga tahun atau 30.000 KM dan komponen PGM-FI lima tahun atau 50.000 KM. Jika melampaui batas waktu atau jarak tempuh, dipastikan klaim akan hangus.
 
Melakukan modifikasi motor tidak dilarang asal masih pada standar yang wajar dan tidak berpengaruh pada keselamatan pengendara.
 
Seperti diketahui, dalam pembuatannya, sepera motor telah melawati beragam tes standar kualitas demi keamanan dan kenyamanan penggunanya.
 
 
Jadi memang sudah seharusnya dalam memodifikasi motor, tidak melulu soal penampilan saja dan harus memperhatikan keselamatan dan keamanan kendaraan.***

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Wahana Honda

Tags

Artikel Terkait

Terkini