Menjadi orang stoikisme dan tips belajar investasi dari nol, Raditya Dika: Berawal dari anxiety jadi investasi

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:50 WIB
Raditya Dika yang mengalami stoikisme hingga memutuskan untuk berinvestasi dari konten. (Instagram raditya_dika)
Raditya Dika yang mengalami stoikisme hingga memutuskan untuk berinvestasi dari konten. (Instagram raditya_dika)

Hops.ID - Raditya Dika memang tidak pernah absen dalam membuat konten yang menghibur, baik itu di Instagram atau pun di YouTube.

Beberapa bulan yang lalu, Raditya Dika sudah menjalani operasi usus buntu dengan ditemani sang istri.

Namun, setelah proses pemulihan operasinya selesai, tanpa berpikir panjang Raditya Dika langsung membuat konten karena ingin menghadapi segala sesuatunya dengan menyenangkan.

”Kita pasti butuh motivasi untuk bikin konten. Kebetulan motivasiku itu adalah aku pengen menghadapi usus buntu ini dengan hal yang menyenangkan. Kalau misalnya di kasur, kesakitan, segala macem, waktu untuk di rumah sakitnya jadi gak asyik,” tutur laki-laki yang akrab disapa Radit itu dikutip dari YouTube PUELLA ID pada Jumat, 13 Mei 2022.

Baca Juga: Akui sering terima stereotip negatif, chef Juna bakal lawan yang sebut dirinya soal ini 

”Tapi kalau bikin konten, dibercandain, kitanya happy karena bercanda, bikin konten yang menyenangkan buat aku itu harus berangkat dari kegelisahan. Jadi, anxiety adalah big part dari bikin konten. Kalau kita gelisah akan sesuatu, bikinnya akan lebih enak,” sambungnya.

Laki-laki 37 tahun itu pernah menyatakan bahwa ia merupakan seorang Stoikisme. Stoikisme merupakan cara hidup yang menekankan dimensi internal manusia. Seorang stoik dapat hidup bahagia ketika ia tidak terpengaruh oleh hal-hal di luar dirinya. 

”Dari kapan sih aku begitu, sebenernya karena aku mulai tahu bahwa kalau kita sedih, kebanyakan karena hasil interpretasi kita terhadap sebuah hal. Kalau misalnya buku atau film gue gak laku, stand up-nya jelek, kita kan sedih karena kita melihatnya sebagai sebuah beban, tapi kalau kita melihatnya sebagai opportunity buat tumbuh, change buat growth, kan jadi gak sedih. Jadi, mulai saat itu aku tahu bahwa aku bisa ngontrol perasaan aku sendiri,” ungkapnya.

Sebelum sukses seperti sekarang, dari kecil Radit sangat suka mengunjungi perpustakaan sehingga tidak terlalu punya banyak teman. Akhirnya ia membaca buku komedi dan menceritakan anekdot-anekdotnya di sekolah.

Halaman:

Editor: Intan Afrida Rafni

Sumber: YouTube PUELLA ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini