UAS dideportasi Singapura, Ustaz Abdul Somad: Karena ISIS, teroris dan bawa narkoba? Ini penjelasannya

- Selasa, 17 Mei 2022 | 16:45 WIB
UAS dan keluarga dideportasi Singapura, Ustaz Abdul Somad: Karena ISIS, teroris dan bawa narkoba? Ini penjelasannya, Istimewa
UAS dan keluarga dideportasi Singapura, Ustaz Abdul Somad: Karena ISIS, teroris dan bawa narkoba? Ini penjelasannya, Istimewa

 

Hops.ID – Heboh kasus Ustaz Abdul Somad atau UAS dideportasi oleh imigrasi negara Singapura. Penceramah yang dikenal kerap kali menyuarakan khilafah itu kemudian menanyakan penyebab dirinya dilarang masuk negara tetangga itu.

UAS yang datang bersama keluarganya dilarang mendarat kemudian menyebut petugas Imigrasi Singapura tidak bisa menerangkan masalahan yang membuatnya dideportasi.

UAS kemudian menuntut duta besar Singapura yang ada di Jakarta menjelasakan alasa pendeportasian dirinya.

"Itu lah yang mereka tidak bisa jelaskan. Pegawai Imigrasi tak bisa jelaskan, jadi yang bisa jelaskan mungkin Ambassador of Singapura in Jakarta,” kata UAS seperti yang dikutip Hops.ID dari video di kanal YouTube Hai Guys Official, Selasa 17 Mei 2022.

UAS pun kemudian dalam Bahasa Inggris menuntut penjuelasan pada komunitasnya. Kenapa negara pemerintah menolak dan mendeportasinya.

Baca Juga: UAS dideportasi Singapura, Fadli Zon: Ini penghinaan dia WNI terhormat, ulama dan intelektual!

Bahkan dia menyinggung soal apakah dia terlibat jaringan ISIS dan teroris atau bahkan dia juga mempertanyakan apakah dirinya membawa narkoba sehingga dilarang masuk Singapura.

You have to explain to our community. Why did your country, your government reject us? Why did your government deport us? Kenapa? Apakah karena teroris. Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa narkoba? Itu harus dijelaskan," tanya UAS.

Pada video tersebut awalnya diinformasikan UAS bersama dengan keluarga dan sahabat hendak berkunjung ke Singapura dalam rangka liburan. UAS tiba di Singapura pada Senin 16 Mei 2022 saat siang hari.
UAS juga menerangkan bahwa seluruh kelengkapan berkas untuk masuk ke negara Singa itu sudah lengkap. Namun, ketika proses pemeriksaan, istri, anak serta sahabatnya diizinkan masuk.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini