Gus Miftah sangkal tak semua dukun nipu, tapi dalam pandangan agama hukumnya jelas haram

- Rabu, 14 September 2022 | 13:01 WIB
Gus Miftah dan Atta (Instagram @gusmiftah)
Gus Miftah dan Atta (Instagram @gusmiftah)

Hops.ID – Perseteruan antara Firdaus Oiwowobo, persatuan dukun dan Gus Miftah kian memanas.

Perseteruan yang terjadi diduga awalnya terjadi karena podcast Atta Halilintar yang mengundang Firdaus Oiwobo dan perwakilan persatuan dukun kala itu.

Firdaus Oiwobo dan persatuan dukun marah, karena Atta Halilintar melakukan take down podcast dan membuat klasifikasi dengan Gus Miftah.

Baca Juga: Sakit tapi tak berdarah! Najwa Shihab beri sindiran pedas ke instansi kepolisian: Urus dulu tuh Ferdy Sambo

Gus Miftah dan Atta Halilintar dinilai sudah menghina para dukun dan pengacara Firdaus Oiwobo.

Begini tanggapan Gus Miftah atas pelaporan Firdaus Oiwobo dan persatuan para dukun yang melaporkannya dan Atta Halilintar karena merasa terhina.

“Saya tidak menghina atau menistakan dari Syamsudin, saya pikir begini kalau saya ditanya hukum perdukunan mungkin jelas, mengatakan perdukunan itu haram ini fatwa MUI ya bukan saya, dan agama pun mengatakan seperti itu ,” Kata Gus Miftah dikutip Hops.ID di YouTube Cumi-Cumi Rabu, 14 September 2022.

Baca Juga: Aplikasi penghasil uang dan saldo DANA yang terbukti membayar

Perseteruan yang kian memanas antara persatuan dukun, Firdaus Oiwobo melawan Gus Miftah dan Atta Halilintar dikarenakan pihak persatuan dukun merasa terhina.

Selanjutnya, Gus Miftah mengatakan bahwa yang ia katakan adalah demi menyelamatkan umat.

Sebelumnya, Atta Halilintar yang melakukan take down pada podcast bersama para dukun dan Firdaus Oiwobo pun mengatakan bahwa alasannya adalah tidak edukatif.

Baca Juga: Makin dikenal, Farel Prayoga bikin salting seorang gadis yang baru berusia 5 tahun: Gak boleh nakal...

Atta Halilintar juga mengatakan bahwa itu adalah haknya melakukan take down.

Selanjutnya, untuk klarifikasi yang dilakukan Atta Halilintar bersama Gus Miftah niatnya memberikan hal yang edukatif dan baik.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: cumicumi

Tags

Artikel Terkait

Terkini