Trending

Ibu Jokowi wafat dihina, Abu Janda: Umat Islam atau umat setan?

Pegiat media sosial cum pendukung Jokowi, Permadi Arya atau Abu Janda merespons banyaknya hinaan atas meninggalnya ibu Jokowi.

Permadi heran kenapa dalam kondisi berkabung dan musibah tersebut, ibunda beserta jokowi dihina dengan kata-kata yang kontras. Beberapa akun media sosial memosting mereka bahagia dan suka ria dengan meninggalnya ibu Jokowi.

Merespon situasi ibu Jokowi wafat dihina tersebut, Abu Janda memosting sindiran bagi mereka yang mengaku muslim namun masih menghina ibunda Jokowi yang meninggal pada Rabu 25 Maret 2020.

“Ngaku ‘umat islam’ tapi kelakuan: Muslim Palestina dibelain, Muslim Rohingya dibelain, Muslim Yughur dibelain, Muslim India dibelain. Giliran Muslimah ibunda Pemimpin sendiri malah dihina. Mereka umat islam apa Umat Setan?” tulis Permadi di akun media sosialnya, Jumat 27 Maret 2020.

Postingan respons ibu Jokowi wafat dihina itu ramai dibalas dan dibahas oleh warganet Tanah Air.

Sebagian berpendapat, tidak semestinya beda pandangan politik menumpulkan batin kemanusiaan atas meninggalnya Ibunda Jokowi. Sesama muslim adalah saudara, maka satu muslim menderita maka menjadi derita seluruh muslim.

View this post on Instagram

Ada yang bisa jawab, gaes?

A post shared by Permadi arya (@permadiaktivis2) on

Sebagain komentar lainnya menjawab tegas apa yang diposting oleh Abu Janda.

“Umat setan…otak didengkul,” balas akun @maroasing.

Sebagian balasan atas postingan tersebut berisi umpatan kepada mereka oknum yang menghina Jokowi saat ibundanya meninggal dunia.

“Membenci jokowi knp sampai mereka membenci ibunya.emang nya ibunya slh apa.sampai wafat pun mereka hina.lebih beradab orang yg gk ada agama,” balas akun Instagram @apriliorichard.

Baca juga: Anies Baswedan godok hukum larangan warga DKI mudik

Sebelumnya, kabar meninggalnya ibunda Jokowi langsung viral. Beberapa tokoh publik maupun politik oposisi yang selama ini getol mengkritik pemerintahan Jokowi ramai mengucapkan belasungkawa kepada Jokowi.

Jokowi bersama Hj Sujiatmi Notomihardjo. Foto: Antara
Dokumentasi calon presiden Joko Widodo (kanan), memeluk ibunya, Hj Sujiatmi Notomihardjo (kiri), usai ziarah ke makam ayahnya, Widjiatno Notomihardjo, di Tempat Pemakaman Keluarga, di Desa Gedangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (14/6). Foto: ANTARA/Widodo S Jusuf

Beberapa di antaranya yang menyampaikan postingan belasungkawa yakni Fadli Zon, Fahri Hamzah, Andi Arief, Ustaz Tengkuzulkarnaen, Said Didu dan lainnya. Mereka mendoakan Jokowi tabah dan diberi kekuatan dengan wafatnya ibundanya.

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo wafat di Surakarta, Rabu 25 Maret 2020. Ibu Jokowi wafat dalam usia 77 tahun.

Sujiatmi merupakan sosok ibu pekerja keras yang mendidik Jokowi dengan berbagai nilai kesahajaan, seorang ibu yang pekerja keras.

Sujiatmi kecil lahir pada 15 Februari 1943 dari keluarga pedagang kayu di Dusun Gumukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Ibu Jokowi merupakan perempuan satu-satunya dari tiga bersaudara putra dari pasangan Wirorejo dan Sani.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close