Trending

Imbang! Mengukur kekuatan militer Israel vs Indonesia andai pecah perang

Sebagian kita mungkin pernah berandai-andai, seandainya Israel dan Indonesia pecah perang atau saling bertempur, bagaimana jadinya?

Catatan sejarah membuktikan, Palestina merupakan saudara terdekat Indonesia. Bahkan, hubungan diplomatik keduanya telah disepakati di tingkat Kedutaan Besar sejak 1989 silam. Kala itu, penandatanganannya dilakukan Menteri Luar Negeri RI, Ali Alatas, dan pejabat PLO (Organisasi Pembebasan Palestina), Farouk Kaddoumi.

Itulah mengapa, saat Palestina digempur habis-habisan Israel, banyak hati masyarakat Indonesia yang terluka. Bahkan, meski hampir mustahil, ada sejumlah warganet di media sosial yang menuntut militer Indonesia memerangi kubu Israel.

Lantas, seandainya hal tersebut benar terjadi, kekuatan militer mana yang secara kuantitas lebih unggul? Berikut hasil rangkuman Hops.id yang diolah dari laman Global Fire Power (GFP).

Kekuatan Militer Israel vs Indonesia

Foto: CNN.

GFP menempatkan militer Indonesia di peringkat ke-16 atau empat tingkat lebih baik dibandingkan Israel. Berdasarkan data yang mereka muat, kekuatan militer keduanya terbilang imbang—ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Manpower

Jika dihitung dari jumlah personel, Indonesia jauh lebih unggul. Bahkan, dari 267 juta penduduk, ada 1.080.000 militer dengan 400 ribu personel aktif dan 280 ribu paramiliter.

Sedangkan Israel yang dihuni 8,6 juta penduduk memiliki 643 ribu militer dengan 170 ribu personel aktif dan 8 ribu paramiliter. Meski lebih sedikit, namun persentase mereka masih lebih baik.

Kekuatan Udara

Pada sektor ini, agaknya kita patut mengakui keunggulan Israel. Karuan saja, mereka memiliki 595 alutsista udara, yakni 241 fighters atau interceptors, 23 dedicated attack, 15 transports, 154 trainers atau kapal pelatih, 23 special mission, 11 tanker fleet, 128 helikopter, dan 48 helikopter tembak.

F-35 Israel. Foto: Times of Israel.

Sedangkan Indonesia hanya berbekal 458 alutsista udara yang terbagi dari 41 fighters atau interceptors, 38 dedicated attack, 64 transports, 109 trainers atau kapal pelatih, 17 special mission, 1 tanker fleet, 188 helikopter, dan 15 helikopter tembak.

Kekuatan Darat

Sebagian dari kita mungkin tahu, selain udara, Israel merupakan salah satu negara dengan kekuatan militer terbaik di darat. Berdasarkan data yang diterima GFP, mereka memiliki 1.650 tank, 7.500 kendaraan armor, 650 artileri swa-gerak, 300 towed artillery, dan 100 rocket projector.

Sementara Indonesia yang belakangan mulai memroduksi sendiri alutsista daratnya dibekali 332 tank, 1.430 kendaraan armor, 153 artileri swa-gerak, 366 towed artillery, dan 63 rocket projector.

Kekuatan Laut

Kita agaknya patut berbangga saat melihat peta militer Indonesia di matra laut. Sebab, masih melalui sumber yang sama, Indonesia memiliki aset lebih banyak dibandingkan Israel.

Kapal Fregat Indonesia. Foto: Indonesia Defense.

Kabarnya, Indonesia menyimpan 7 kapal frigate atau pergata, 24 korvet, 5 kapal selam, 179 patrol vessels, dan 10 kapal penyapu ranjau. Sedangkan Israel disebut-sebut tak memiliki kapal pergata dan penyapu ranjau dengan 4 korvet, 5 kapal selam, dan 48 patrol vessels.

Kesimpulan

Perlu dipahami, data yang dimuat GFP merupakan hasil hitung-hitungan kasar berdasarkan jumlah alutsista dan personel militer. Sementara dalam praktik di lapangan, pertempuran juga melibatkan hal lain, seperti besarnya pendanaan, kualitas pasukan, serta strategi yang dijalankan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close