Unik

Pernah kunjungi website 404, not found? Ini arti kode error 301, 401, 404, 403, 405, 503

Kode error website.

Saat ini, setiap orang sudah sangat sering bersentuhan dengan internet, terutama yang berkaitan dengan tuntutan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Bahkan dimasa pandemi COVID-19 seperti saat ini, sudah merubah banyak hal ke media internet. Sehingga harus diakui bahwa keberadaan internet di masa sekarang sangat berpengaruh dan mempermudah pekerjaan manusia.

Akan tetapi, secanggih apapun teknologi yang dibuat manusia pasti ada beberapa hal yang dapat dianggap error atau kekurangan, begitu juga internet. Kekurangannya bermacam-macam bisa pada internetnya, websitenya, atau dari program yang dijalankan.

Nah kalian mungkin pernah mengunjungi sebuah website, lalu yang muncul adalah 404 error: page not found. Tentu saja, kode ini sering kita temui di website jika tidak bisa dikunjungi.

Namun, ini hanyalah satu dari sekian banyak kode error yang beredar di internet. Beberapa orang mungkin tidak mengetahui arti dari kode-kode error ini dan lebih memilih untuk menutup jendela website tersebut.

Padahal, beberapa kode error di internet ini bisa diatasi loh! Untuk mengetahui arti dari beberapa kode error, yuk simak ulasan Hops.

Error 404: Page not found

Error 404. Foto: Google
Error 404. Foto: Google

404 page atau halaman kesalahan, adalah konten yang dilihat pengguna ketika mereka sedang mencoba membuka halaman yang tidak ada di situs web. Ini adalah laman yang akan ditampilkan server ketika tidak dapat menemukan URL yang diminta oleh pengguna.

Error 401: Authorization required

Error 401. Foto: Kinsta
Error 401. Foto: Kinsta

Arti kode error di internet yang kedua adalah kode error 401. Error 401 terjadi ketika kalian mencoba mengakses halaman web yang memerlukan kata sandi. Tidak ada solusi untuk yang satu ini selain mendapatkan kata sandi yang tepat.

Error 403: Forbidden

Error 403. Foto: Indozonetech
Error 403. Foto: Indozonetech

Arti kode error di internet yang ketiga yaitu kode error 403. Error 403 ini muncul ketika mencoba memuat halaman web, tapi tidak memiliki izin untuk mengaksesnya.

Biasanya, kode error ini menunjukkan bahwa kita telah memasukkan URL atau mengklik tautan yang halaman webnya membutuhkan izin akses. Di dalam kasus ini, kita harus memiliki akun atau beberapa jenis otorisasi lainnya agar bisa mengakses halaman web tersebut.

Cobalah pergi ke halaman beranda situs web dan periksa apakah bagian web tersebut terdapat opsi untuk membuat akun.

Error 405: Method not allowed

Error 405. Foto: Niagahoster
Error 405. Foto: Niagahoster

Arti kode error di internet yang kelima yaitu kode error 405. Error 405 mungkin memang jarang ditemui dan sulit untuk di definisikan daripada yang lain.

Pada dasarnya, error 405 berarti bahwa server memahami apa yang diminta browser web, akan tetapi menolak untuk memenuhi permintaan. Error 405 bisa menjadi akibat dari kesalahan dalam kode situs web atau pengalihan yang salah.

Error 503: Service unavailable

Error 503. Foto: Google
Error 503. Foto: Google

Arti kode error di internet selanjutnya adalah error 503. Error 503 menunjukkan bahwa server web tidak dapat memproses permintaan.

Ketika mendapatkan error 503, berarti server sedang dalam pemeliharaan atau kelebihan permintaan. Untuk mengatasi error 503 ini, akan lebih baik jika mencoba membuka ulang website beberapa saat lagi.

301: Redirect

301: Redirect. Foto: ErrorVault
301: Redirect. Foto: ErrorVault

301 redirect adalah pengalihan permanen yang mengarahkan pengguna (dan mesin pencarian) ke URL baru saat halaman asli sudah tidak ada. Kita bisa menggunakan 301 redirect pada saat tidak ada rencana untuk mengembalikan perubahan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close