Hobi

Ini penjelasan kenapa juara umum olimpiade 2020 malah USA, bukan China

USA akhirnya secara resmi menjadi juara umum Olimpiade Tokyo 2020. Kepastian itu didapat usai tim voli putri AS menggondol medali emas pada Minggu siang 8 Agustus 2021. Publik pasti bertanya-tanya, mengapa USA yang jadi juara umum olimpiade 2020, bukan China.

Sebab pada Minggu pagi, China tercatat masih berada di posisi pertama dengan raihan 38 emas, 31 perak, dan 18 perunggu.

Pertanyaan itu terjawab pada Minggu siang. Sebab di sisa jadwal perlombaan hari terakhir, USA secara mengejutkan sukses meraih lima medali. Adapun kelima medali itu disumbang tim USA dari 3 emas oleh tim basket putri dan pembalap sepedanya.

Alhasil, berkat torehan itu, membuat USA melesat ke posisi pertama dengan jumlah emas yang sama dengan China, yakni 38 medali. Akan tetapi, USA di olimpiade 2020, masih lebih unggul dalam hal jumlah perak dengan China.

China harus puas di posisi dua olimpiade 2020

Di hari terakhir pertandingan olimpiade 2020, tercatat petinju Keyshawn Davis sedang berlaga di kelas ringan dan tim voli putri di babak final melawan Brasil.

Andai salah satu dari mereka mendapat emas, USA dipastikan bakal mengunci status juara umum Olimpiade Tokyo. Akhirnya Keyshawn Davis harus puas mengalungkan medali perak usai kalah dari Andy Cruz dengan skor 1-4.

Logo Olimpiade. Foto: Prag News
Logo Olimpiade. Foto: Prag News

Namun tak lama berselang, tim voli putri Amerika Serikat mampu menaklukkan Brasil. Bermain di Ariake Arena, Tokyo, tim voli putri AS menang tiga set langsung dengan skor 25-21. 25-20, dan 25-14. Hasil ini menambah pundi-pundi emas yang diraih kontingen USA.

Praktis keberhasilan ini juga mengunci posisi USA di puncak klasemen perolehan medali dan tak mungkin terkejar lagi. USA tercatat berhasil mengoleksi 112 medali dengan rincian 39 emas, 40 perak, dan 33 perunggu.

Olimpiade Tokyo 2020. Foto: NYT
Olimpiade Tokyo 2020. Foto: NYT

Kemudian di posisi dua olimpiade 2020, ditempati oleh China dengan mengoleksi 88 medali yang terdiri dari 38 emas, 32 perak, dan 18 perunggu. Sementara di kursi ketiga disusul tuan rumah Jepang dengan capaian 58 medali, 27 emas, 14 perak, serta 17 perunggu.

Sementara Indonesia telah menutup hajatan empat tahunan ini di klasemen 55. Indonesia mengantongi lima medali, terdiri dari satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close