Lifestyle

Instagrammable, kuburan dicat warna-warni demi hilangkan kesan angker

Sebuah taman pemakaman umum atau kuburan di Madiun dicat warna-warni demi meninggalkan kesan horor. Hal ini pun menuai pro-kontra dari warganet.

TPU Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun menjadi ramai di media sosial lantaran ratusan nisan dan makam dicat dengan aneka warna. Tak hanya itu, pagar areal makam juga berhiaskan mural bergambar bunga.

Baca Juga: Colin Huang si ‘anak kemarin sore’ yang salip kekayaan Jack Ma

Terlihat pula lampion berwarna terang yang diletakkan di ranting-ranting pohon. Rupanya pohon-pohon di sekitar makan juga ikut dilapisi cat berwarna. Alhasil, makam tersebut terlihat mencolok dan menyerupai Taman Bermain Kanak-Kanak.

kuburan Nguwot yang dicat warna-warni
kuburan Nguwot yang dicat warna-warni Foto: Twitter

Dilansir dari Times Indonesia, hal ini bermula dari lomba kebersihan makam yang diadakan oleh Dinas Pertamanan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun.

Bak gayung bersambut, Lurah Desa Tawangrejo pun memutuskan untuk mengikuti lomba tersebut. Ia kemudian mengumpulkan ketua RT dan RW di desanya untuk membahas makam mana yang akan diikutkan lomba. Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya makam Nguwot terpilih dan “dieksekusi” sedemikian rupa.

Proses pengecatan makam sendiri memakan waktu hingga sebulan. Dengan renovasi yang dilakukan, diharapkan warga tak takut lagi untuk mengunjungi makam, termasuk anak-anak.

Kini Lurah Desa Tawangrejo mengaku akan melakukan hal yang sama pada makam-makam lain di desanya. Menurutnya, hal yang sudah baik ini patut dipertahankan.

Salah satu akun @terserahivana pun menulis komentar, “Awas aja kalo sampe di depan ada loket pembelian karcis masuk.”

Kampung warna-warni di Malang
Kampung warna-warni di Malang Foto: Twitter

Sebelumnya, berbagai tempat dan kawasan perumahan juga pernah dicat warna-warni untuk menarik wisatawan. Bahkan, salah satu pemakaman umum di Dusun Puspan, Jawa Tengah juga pernah menerapkan konsep serupa. Kini, kedua tempat tersebut menjadi ramai oleh pelancong dan warga yang ingin datang demi sekadar nongkrong dan minum kopi.

Meski banyak yang merasa terhibur, namun ada beberapa warganet yang menyayangkan tindakan ini. Pasalnya, makam adalah tempat sakral yang seharusnya dihormati dan dianggap tak patut jika dicat dengan aneka warna-warni. Alih-alih berniat menghilangkan kesan angker, tindakan ini malah dinilai mencederai kesakralan suatu tempat. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close