News

Iseng oplos hand sanitizer jadi miras, 7 orang tewas keracunan

Sepuluh orang dikabarkan keracunan dan beberapa tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan hand sanitizer. Sekelompok pria di Karichedu Distrik Prakasam, India nekad menenggak hand sanitizer yang dicampur minuman ringan.

Sekelompok pria ini sengaja mengoplos hand sanitizer dengan jumlah alkohol 70 persen yang dicampur minuman kemasan. Kelompok pria ini mengatakan tidak tahu kalau yang mereka lakukan berbahaya.

Baca juga: Viral motor meledak gegara hand sanitizer! Cek fakta

Alasan di balik tindakan konyol tersebut karena merasa putus asa setelah toko penjual minuman beralkohol di daerah itu tutup karena lockdown wabah covid-19.

Dari 10 orang, dikabarkan ada 7 orang tewas pada Jumat pagi ketika menjalani masa perawatan di RS. Mereka menyusul 3 lainnya yang lebih dulu tewas pada Kamis 31 Juli 2020.

Dilansir Daily Mail, Mereka yang dilarikan ke RS mengeluh sakit perut parah dan muntah hingga tak sadarkan diri.

Polisi menemukan bukti botol kosong dan kemasan hand sanitizer di 20 rumah. Ada yang sudah kosong dan masih utuh di rumah yang digeledah.

Lebih lanjut kepolisian Distrik Prakasam, Siddharth Kaushal mengatakan bahwa berdasarakan pengakuan keluarga benar bahwa korban mengonsumsi cairan tersebut, kebanyakandari korban teridentifikasi sebagai buruh kasar yang dibayar harian, juga pengemis.

Hand sanitizer
Hand sanitizer. Photo: Pixabay

“Mereka diduga tak bisa dapatkan miras dan berpikir juka alkohol 70 persen dalam hand sanitizer bisa dikonsumsi jika dioplos dengan minuman, padahal itu sangat berbahaya,” kata Siddharth.

Apalagi kini kbeberadaan hand sanitizer lebih banyak dipasaran. Tercatat India merupakan negara terbesar ketiga di dunia dalam kasus COVID-19.

Mirip ujaran Trump soal suntik cairan desinfektan

Beberapa waktu lalu kasus serupa juga terjadi di Amerika. Sebanyak 30 orang keracunan usai tenggak cairan desinfektan. Jika kasus di India terjadi karena kehabisan stok miras, namun kasus di Amerika terjadi lantaran ‘disarankan’ oleh presidennya sendiri.

Kala itu, Trump mengatakan bahwa suntik desinfektan bisa mengatasi corona dalam 1 menit.

“Lalu saya melihat disinfektan membasminya dalam satu menit. Satu menit. Dan apakah ada cara kita bisa melakukan sesuatu seperti itu, dengan menyuntikan ke dalam atau hampir membersihkan? Jadi akan menarik untuk memeriksanya,” ucap Trump kala itu.

Sejak pernyataannya yang kontroversi itu, puluhan warga New York keracunan disinfektan.

Banyak masyarakat AS yang menelan mentah-mentah pernyataan Trump. Rumah sakit melaporkan melonjaknya kasus keracunan yang diakibatkan dari meminum cairan disinfektan yang dipercaya bisa menyembuhkan Covid-19.

Setelah banyak korban berjatuhan, Trump mengklarifikasi bahwa apa yang ia sampaikan itu hanyalah ucapan sarkastis.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close