Trending

Jabatan suami Jaksa Pinangki di Kepolisian termutasi kasus Djoko Tjandra

Nama AKBP Yogi Yusuf Napitupulu tersangkut dalam kasus pelarian Djoko Tjandra yang dibantu Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Akibat ulah sang istri Yogi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagopsnal Dittipideksus Bareskrim Polri terkena mutase oleh Kapolri.

Meski tidak dinilai terlibat langsung dalam pelarian Djoko Tjandra, namun mutase dilakukan karena istri Yogi melakukan melanggar hukum dengan membantu meloloskan buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra yang leluasa keluar masuk Indonesia.

Mutasi Yogi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/2247/VIII/KEP/2020 tertanggal 3 Agustus 2020. Dalam mutase tersebut, Yogi tetap mendapatkan jabatan baru sebagai Kasubbagsismet Bagjiansis Rojianstra Slog Polri.

Kuasa hukum Djoko Tjandra (kiri) bersama staf Kejagung yang disebut bernama Pinangki Sirna Malasari. Foto: ist/inews.id
Kuasa hukum Djoko Tjandra (kiri) bersama staf Kejagung yang disebut bernama Pinangki Sirna Malasari. Foto: ist/inews.id

Mutasi dengan jabatan terbaru yang diberikan kepada Yogi, mendapat perhatian Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane yang mempertanyakan pemberian jabatan tersebut kepada Yogi.

Bahkan menurut Neta Mabes Polri seharusnya tidak memberikan jabatan tersebut kepada Yogi karena dinilai telah menutupi aktifitas istrinya yang tercatat telah 9 kali melakukan perjalanan keluar negeri untuk menemui Djoko Tjandra.

Baca juga: DMI ingin masjid jadi play station anak, maksudnya?

“Sebagai suami, seharusnya AKBP Yogi tahu persis ke mana istrinya pergi dan bertemu siapa,” ucap Neta.

Pinangki Sirna Malasari
Pinangki Sirna Malasari. Foto: Instagram

Lanjut Neta seperti dikutip antara, Yogi pasti mengetahui kepergian istrinya dan segala aktifitas yang dilakukan sang istri. Namun sayangnya kejanggalan tersebut tidak dilaporkan Yogi ke atasan sebagai institusi penegak hukum di negeri ini.

Neta pun mempertanyakan sikap Yogi yang seakan menutupi aktivitas istrinya tersebut.

Oleh karena itu, Neta menilai seharusnya Yogi tidak diberikan jabatan baru, tetapi dimutasi “nonjob” dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.


Adapun Pinangki telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan karena dinilai terbukti melanggar disiplin dan kode etik perilaku jaksa.

Dari hasil klarifikasi Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, diketahui bahwa Pinangki telah melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin pimpinan sebanyak sembilan kali serta diduga bertemu dengan Djoko Tjandra.

AKBP Yogi suami jaksa Pinangki
AKBP Yogi suami jaksa Pinangki Foto: Tribun

Total kekayaan Jaksa Pinangki

Hartanya terdiri dari 3 aset tanah dan bangunan yang berlokasi di Bogor dan Jakarta Barat dengan total nilai sekitar Rp 6 miliar. Ia juga memiliki aset dalam bentuk kas senilai Rp 200 juta.

Dia memiliki tiga buah kendaraan roda empat senilai Rp630 juta. Pertama adalah sebuah mobil Nissan Teana tahun 2010 seharga Rp120 juta. Lalu ada mobil mewah yang biasa dipakai pejabat, Toyota Alphard senilai Rp450 juta. Terakhir mobil merakyat, Daihatsu Xenia yang ditaksir senilai Rp60 juta.

Pinangki tercatat melaporkan LHKPN pada 10 April 2008 dan 31 Agustus 2019 dengan rincian di atas. Melihat data LHKPN tahun 2008, dia tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp2.090.624.000. Jadi bisa dibilang dalam waktu 11 tahun, hartanya bertambah sekitar Rp 4,7 miliar.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close