Hot

Jadi pejabat dadakan, 5 artis ini dianggap gagal dan tak kompeten

Berkat ketenaran serta banyaknya dukungan penggemar, langkah para artis untuk menjadi politikus dan pejabat seringkali mulus. Namun, hal itu tidak serta merta menjamin kapabilitas mereka. Ada juga artis yang dianggap tak kompeten, bahkan gagal, untuk mengemban amanah jadi pejabat publik.

Seperti 5 artis berikut ini dituding gagal jadi pejabat. Siapa saja? Ini dia daftarnya.

Baca Juga: Es krim itu super sehat, buktinya dianjurkan oleh dokter gigi

Anang Hermansyah

Terpilih menjadi anggota DPR periode 2014—2019, penyanyi Anang Hermansyah dianggap tak memiliki sepak terjang yang apik. Pasalnya, ketika ditanya wartawan Metro TV terkait hak dan kewajiban DPR, Anang malah berkilah dan tak mampu memberikan jawaban secara lugas.

Tak hanya itu, Anang Hermansyah juga pernah banjir kritik dari musisi dan warganet lantaran RUU Permusikan yang ia garap. RUU tersebut dinilai bermasalah karena membatasi proses kreasi dalam bermusik.

Selain itu, sejumlah pasal dalam RUU juga ketahuan mengutip sumber yang tidak kredibel, salah satunya blogspot. Akibatnya, Anang beserta tim yang merumuskan RUU Permusikan mendapatkan protes keras.

Khrisna Mukti

Khrisna Mukti
Khrisna Mukti Foto: Youtube

Khrisna Mukti membuat kredibilitasnya dipertanyakan publik lantaran tak tahu istilah “pokir” (pokok pikiran) DPRD. Dilansir dari Tribun, Khrisna yang saat itu bertugas di komisi X menyatakan dukungannya terhadap gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk membongkar anggaran siluman di RAPBD DKI 2015. Usulan ini masuk dalam “pokir” DPRD yang diselipkan pascaparipurna pengesahan RAPBD oleh DPRD DKI.

Namun ketika ditanya hal ini, Khrisna justru bertanya balik ke wartawan. “Pokir apa tuh?” tanyanya pada Jumat 27 Maret, 2015.

Rachel Maryam

Rachel Maryam
Rachel Maryam Foto: Twitter @cumarachel

Menjadi politikus dari fraksi Gerindra, Rachel Maryam kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial yang memancing kisruh di dunia maya.

Tak hanya itu, Rachel juga pernah ketangkap basah meminta fasilitas khusus kepada Duta Besar Indonesia di Paris, Prancis. Melalui surat, Rachel meminta agar ia beserta lima anggota keluarganya dijemput di bandara, disediakan transportasi lokal, serta disediakan penginapan di Hotel Bradford Elysees Astotel Paris.

Zumi Zola

Zumi Zola, dianggap gagal zebagai pejabat lantran terkandung kasus suap
Zumi Zola, dianggap gagal zebagai pejabat lantran terkandung kasus suap Foto: Suara

Aktor yang juga mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola, semakin mencoreng kredibilitas artis yang berkiprah di dunia politik. Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK lantaran kasus dugaan suap RAPBD Jambi tahun anggaran 2018. Selain itu, ia juga dituding menerima gratifikasi. Atas tindakannya ini, Zumi Zola dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Pasha Ungu

Pasha Ungu, pejabat wali kota Palu yang pernah didesak mundur lantaran gagal menangani bencana
Pasha Ungu, pejabat wali kota Palu yang pernah didesak mundur lantaran gagal menangani bencana Foto: Suara

Pasca gempa Palu yang terjadi pada 2018 lalu, Pasha Ungu yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota pun sempat didesak untuk mundur oleh sebagian warganya. Hal ini lantaran pemerintah dinilai lamban dalam penanganan pascagempa, termasuk bantuan logistik yang terhambat.

Merespons hal ini, Pasha pun mengaku siap untuk mundur dari jabatannya. “Saya secara pribadi sebagai wakil wali kota kalau memang dianggap tidak maksimal menjalankan pemerintahan, saya tidak ada masalah, saya siap diturunkan atau mengundurkan diri,” ujarnya seperti yang dilansir dari CNN. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close