Fit

Jangan takut di-PHK, hadapi dengan 6 cara bijak

PHK menjadi salah satu momok yang menyeramkan, namun kamu jangan takut, karena ada cara-cara bijak dalam hadapi PHK.

Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK merupakan pemberhentian kerja yang dilakukan pihak perusahaan kepada karyawannya karena suatu alasan.

Baca juga: 4 Fakta Pulau Natal, dekat dengan Indonesia tapi milik Australia

Pemberhentian hubunga kerja semacam ini, tentu tidak diinginkan oleh siapa pun. Bahkan di negara kita tercinta, PHK identik dengan sebuah masalah yang menyeramkan.

Hal itu lantaran, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang tinggi dengan serapan tenaga kerja yang terbilang rendah.

Disitat dari Okezone, tercatat angka pengangguran di Indonesia kembali bertambah di awal tahun 2020. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Indonesia bertambah menjadi 6,88 juta orang pada Februari 2020. Angka ini naik sebanyak 60 ribu orang atau 0,06 juta orang dibanding periode yang sama pada awal tahun 2019 silam.

Di banyak kasus PHK yang terjadi, orang-orang yang tak siap menerima kenyataan itu, bisa terkena gangguan jiwa hingga bunuh diri.

Namun jangan khawatir, ada berbagai cara cerdas menyikapi kejadian ini. Yuk simak, 7 cara jitu hadapi PHK.

Tetap bersikap tenang

Diberhentikan secara sepihak, tentu sangat tidak mengenakan. Terlebih, kamu akan dibingungkan soal harus bagaimana lagi untuk mencari uang dan memenuhi kebutuhan hidup.

Ilustrasi menenangkan diri dengan meditasi. Foto: Pexels
Ilustrasi menenangkan diri dengan meditasi. Foto: Pexels

Namun, di-PHK bukanlah akhir dari segalanya. Kamu bisa menyikapi masalah ini dengan berpikir jernih, hadapilah dengan tenang. Percayalah bahwa ini hal yang terbaik buat diri kamu.

Percaya atau tidak, sejumlah tokoh sukses di dunia, pada awalnya pernah mengalami pemecatan. Sebut saja seperti kisah hidup JK Rowling penulis terkenal, dan penyanyi rock Elvis Presley.

Perbaiki diri

Tanyakan pada atasan dan carilah kesalahan yang ada di dalam diri kamu ketika bekerja. Pandanglah bahwa kejadian ini bukan sebagai ajang untuk memperdebatkan kesalahan kamu. Tapi sebagai batu loncatan dalam memperbaiki diri ke depannya.

Belajarlah untuk melihat segala sesuatu dengan positif. Percaya saja hal ini sebagai pembelajaran hidup.

Menyusun strategi jangka panjang

Meski kamu tak pernah tahu kapan akan di-PHK, namun kamu bisa menghadapinya dengan mempersiapkan diri. Saat ini beberapa perusahaan asuransi telah memfasilitasi kemungkinan terjadinya PHK dengan syarat tertentu yang telah disepakati. Sehingga kamu tidak perlu khawatir jika kelak kamu akan terkena PHK.

Selain itu, biasanya informasi tentang PHK sudah diberikan beberapa minggu sebelumnya, kamu bisa memanfaatkan tenggat waktu tersebut dengan mengirimkan lamaran pekerjaan ke perusahaan lain atau mempersiapkan membuka usaha.

Minta dukungan orang terdekat

Di-PHK bukanlah hal yang buruk, kamu tidak perlu malu atau menutupi kenyataan itu dihadapan keluarga. Justru di saat sulit seperti ini, yang kamu butuhkan adalah dukungan dari keluarga dan orang terdekat.

Ilustrasi keluarga. Foto: Foter
Ilustrasi keluarga. Foto: Foter

Dengan demikian, setidaknya akan melegakan beban pikiran yang kamu alami. Jadikanlah dukungan tersebut sebagai motivasi kamu agar ke depannya kamu bisa berubah jadi lebih baik. Lalu ingat pula bahwa kamu tak sendiri, masih ada orang-orang terdekat yang akan mendukung.

Cari motivasi dan inspirasi dari orang-orang hebat

Kamu harus tahu! Beberapa orang sukses di dunia ternyata juga pernah dipecat, salah satunya adalah Steve Jobs. Pada tahun 1985, ia pernah dipecat di perusahaan yang ia dirikan sendiri.

Bukannya frustasi, ia justru kembali mendirikan perusahaan lain yakni NeXT dan Pixar Animation Studios. Meski perusahaan itu sudah bukan lagi miliknya, saat ini ia justru sukses dengan perusahaan komunikasi ternama Apple Inc.

Sosok Steve Jobs. Foto: Toolsheroes
Sosok Steve Jobs. Foto: Toolsheroes

Masih banyak orang sukses lainnya yang pernah mengalami PHK, kamu bisa mencarinya di berbagai literasi seperti buku, YouTube, ataupun acara TV.

Gunakan pesangon dengan tepat

Jika kamu sudah memiliki dana jaminan yang bisa dibutuhkan dalam keadaaan darurat, kamu bisa memanfaatkan uang itu untuk mencoba membuka peluang usaha.

Apabila modal yang kamu miliki tidak banyak, janganlah muluk-muluk, pilihlah modal usaha yang sesuai dengan kemampuan kamu. Sebelum memulai usaha, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu usaha yang ingin kamu bangun.

Dengan cara ini, kamu tak akan takut di-PHK lagi, justru kamu dengan bijak mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close