Hobi

Jebolan insinyur Google dipenjara, kasusnya curi data mobil swakemudi

Pencurian tak melulu terkait uang atau barang yang nyata terlihat. Sebuah data yang dicuri pun bisa menjebloskan seseorang ke ranah hukum. Seperti yang dialami jebolan insinyur Google, Anthonu Levandowski yang mencuri data mobil swakemudi dan dijatuhi hukuman penjara 18 bulan.

Pencurian data tersebut merupakan pelanggaran berat, mengingat data terkait pengembangan teknologi mobil swakemudi sangat bernilai dan menjadi sangat mahal di masa depan. Banyak produsen teknologi dan otomotif mengembangkan teknologi ini.

Google sendiri menjadi salah satu perusahaan teknologi yang juga terjun dalam pengembangan teknologi berbasis mobil swakemudi atau mobil tanpa sopir. Di masa mendatang mobil-mobil tanpa sopir ini menjadi terobosan dari kendaraan canggih.

Jebolan insinyur Google Anthony Levandowski
Jebolan insinyur Google Anthony Levandowski Foto: Reuters/Stephen Lam

Meski saat ini di Jepang sudah banyak produsen yang melahirkan kendaraan semi otonom, dimana dalam beberapa waktu mobil bisa mengambil alih kemudi tanpa campur tangan manusia. Teknologi itulah yang dicuri Anthony dari Google yang menjadikan teknologi tersebut sebagai rahasia dagangnya.

Baca juga: Bos Mitsubishi Motors Osamu Masuko mengundurkan diri

Kasus ini sendiri telah ditangani pengadilan di San Fransisco AS, dimana hakim William Alsup telah menjatuhi hukuman selama 18 bulan penjara kepasa Anthony, dengan pengetukan palu pada Selasa (4/8). Atas keputusan tersebut Anthony telah dinyatakan bersalah atas perbuatannya tersebut.

Hakim berusia 75 tahun yang beberapa kali menangani sengketa dagang dalam industri teknologi itu menyebut kasus Levandowski sebagai “kejahatan rahasia dagang terbesar yang pernah saya lihat.”

Mobil otonom
Teknologi mobil otonom Foto: Motor1

Alsup mengatakan hukuman penjara yang singkat akan memberikan “lampu hijau bagi setiap insinyur brilian masa depan untuk mencuri rahasia dagang”.

“Miliaran (dolar) di masa depan sedang bermain, dan ketika insentif keuangan semacam itu ada, orang baik akan melakukan hal-hal buruk, dan itulah yang terjadi di sini,” kata Alsup seperti dikutip Hops dari Antara, Jumat

Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman penjara 27 bulan untuk Levandowski.

Levandowski meminta keringanan berupa hukuman kurungan di rumah selama setahun karena menderita pneumonia yang rentan terpapar COVID-19.

Teknologi mobil otonom
Teknologi mobil otonom Foto:Industrial Automation Asia

Selain itu, pengacara Levandowski meminta hakim mempertimbangkan bahwa penyelidik tidak menemukan bukti “Levandowski menggunakan salah satu rahasia dagang Google setelah meninggalkan pekerjaan Google.”

Levandowski mentransfer lebih dari 14.000 file dari Google ke laptop pribadinya, termasuk jadwal pengembangan dan desain produk sebelum meninggalkan perusahaan itu kemudian bergabung UBER.

Teknologi Swakemudi

Teknologi swakemudi atau mobil otonom, merupakan pengembangan teknologi yang terus disempurnakan saat ini sebagai salah satu pilihan bagi masyarakat modern di masa depan. Fungsi mobil otonom sendiri bekerja menggunakan teknologi yang terintegrasi dengan peta digital dan kamera untuk memantau kondisi jalan dan pejalan kaki.

Mobil swakemudi juga dibekali dengan sistem pengereman otomatis yang bekerja menggunakan sensor pada kamera untuk mendeteksi jarak aman antar kendaraan, maupun adanya objek lain seperti pejalan kaki yang akan menyeberang di jalan raya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close