Trending

Jenderal bintang tiga soal ABG sopir VW tabrak polisi, itu sudah…

Insiden ABG sopir VW terobos dan tabrak polisi di Klaten Jawa Tengah menjadi perhatian nasional. Polisi menindak sopir yang ternyata berusia 16 tahun. Jenderal bintang tiga Polri soal sopir VW menilai tindakan polisi yang melumpuhkan sopir ABG itu sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan.

Sopir yang diketahui bernama Arkhan Adz Dzikru Yusuf tancap gas terobos pemeriksaan polisi saat dihentikan kemarin. Kabur namun sopir ABG itu berhasil dihentikan polisi, tangan sopir ABG ini diborgol.

Jenderal bintang tiga, itu sesuai SOP

Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto
Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto. Foto Instagram @baharkam_polri

Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto menilai tindakan terukur polisi terhadap sopir ABG itu sudah sesuai SOP.

Jenderal bintang tiga ini menilai polisi memang wajib mengantisipasi hal yang tak diinginkan saat bertugas. Polisi sudah cukup waspada, sebab saat sebelum tancap gas, polisi sudah mengantisipasi adanya yang nggak beres dengan pengemudi itu.

Tentunya kata dia, tindakan polisi atas pelanggaran di lapangan harus disesuaikan dengan situasi yang terjadi.

“Itu kan situasinya sudah diduga begitu akan terjadi penerobosan dan lain sebaiknya. Kewaspadaan seluruh personel dalam mengantisipasi kejadian serupa yang semacam ini harus tetap ditingkatkan,” jelas Komjen Arief dikutip dari Suara.com, Senin 10 Mei 2021.

Berkaitan dengan insiden itu, Komjen Arief berpesan agar warga menaati aturan yang telah ditetapkan, termasuk dalam pelarangan mudik.

Insiden sopir VW

Tampang sopir mobil VW yang kabur dari pemeriksaan polisi
Tampang sopir mobil VW yang kabur dari pemeriksaan polisi. Foto Instagram @merapi_uncover

ABG sopir VW yang viral itu diungkapkan bernama Arkhan Adz Dzikru Yusuf (16 tahun). Dalam keterangan kepada polisi Arkhan beralamat di Jalan Ki Ageng Pengging Blok A Gang 13 Nomor 51 A RT 03 RW 06 Gergunung, Klaten Utara.

Ternyata mobil VW kuning berplat B itu bermasalah lho.

Dalam pengecekan daring, informasi mobil VW kuning terungkap lho. Selain soal pajak ternyata fakta lainnya, mobil itu bukan asli milik dari sopir ABG berusia 16 tahun.

Dalam pengecekan di informasi data dan kendaraan dan pajak kendaraan bermotor Pemprov DKI Jakarta pada 9 Mei 2021, mobil VW kuning pelat nomor B 2318 STB pajaknya mati.

Pada tangkapan layar informasi mobil tersebut yang diunggah akun @merapi_uncover, tertera keterangan jatuh tempo pajak mobil dengan nilai jual Rp212 juta adalah 8 November 2019. Artinya pajak telat setahun dong.

Nah informasi lainnya, mobil ini bukan milik ABG atau keluarga sopir ABG yang nekat tabrak polisi. Nama identitas pemilik mobil VW ini masih beralamat orang yang di Jakarta.

Kronologinya, awalnya mobil VB berpelat B ini menarik perhatian petugas kepolisian saat melintas di sebuah jalan di Prambanan, Klaten.

Dalam video yang diunggah akun @merapi_uncover, mobil VW ini mengambil lajur paling kanan saat mendekati sebuah perempatan lalu lintas. Petugas kepolisian lalu mendekati mobil VW ini dan mengarahkan untuk minggir ke sisi paling kiri jalan. Maksudnya untuk diperiksa sebab saat ini kan sedang ada pelarangan mudik.

Nah saat mobil VW ini pindah ke lajur kiri, laju mobil terlihat mau tancap gas begitu saja menghindari pemeriksaan petugas.

Untungnya petugas sigap, dan setengah berlari dan meneriaki pengemudi untuk menghentikan lajunya.

Melihat gelagat pengemudi yang melawan ini, beberapa polisi langsung mendekati mobil ini, mengepung di depan mobil diadang polisi, sedangkan polisi lainnya mencoba meminta keterangan pengemudi. Nah saat polisi memintai keterangan ini, pengemudi ini nekat tancap pedal gas lho, sampai menabrak satu polisi dan traffic cone yang ada di depan pemeriksaan

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close