Trending

Ternyata ini yang bikin JK marah besar ke Habib Rizieq: Saya tak ada urusan

Eks Wakil Presiden Jusuf Kalla ternyata diam-diam pernah marah besar dengan eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Pernyataan soal Habib Rizieq itu disampaikan JK ketika diwawancari.

JK pun mengutarakan alasan mengapa dia marah dengan Habib Rizieq. Dia bercerita suatu ketika dia pernah ditawari dukungan suara oleh Habib Rizieq. Peristiwa itu berlangsung sekira tahun 2009.

Saat itu JK tengah mencalonkan diri sebagai calon presiden bersama Wiranto yang menjadi calon wakil presidennya.

Menurut JK, Rizieq datang ke rumahnya dan bilang kalau dia akan mendukungnya dan siap memberikan suara. Tetapi, dengan satu catatan dan permintaan.

“Dia (Habib Rizieq) bilang, ‘Saya akan mendukung bapak asal ada pernyataan siap menjalankan syariat Islam’,” kata dia dikutip Genpi.

Habib Rizieq Shihab, salah satu pemuka agama yang pernah dipenjara
Habib Rizieq Shihab. Foto: Suara

JK lantas merasa tersinggung. Dia tak habis pikir dengan apa yang diungkapkan Habib Rizieq. Sebab katanya syariat Islam tentu tak ada yang melarang di Indonesia. JK lantas mempertanyakan lebih jauh apa yang dimaksud beliau.

JK ke Habib Rizieq: Saya tak ada urusan

Menurut JK tak ada yang salah, sebab syariat Islam bisa dijalankan di Indonesia. “Syariat Islam bisa dijalankan di Indonesia, tidak ada yang melarang.”

Dari sana JK kemudian mengaku marah dan tersinggung dengan apa yang disampaikannya. “Saya bilang saya tersinggung dengan perkataan habib. Saya tanya, syariat Islam apa yang tidak bisa dijalankan di Indonesia?” jelasnya.

JK kemudian menjelaskan bahwa sejak lahir dirinya telah melaksanakan syariat Islam, sama dengan Rizieq dan temannya-temannya. “Melaksanakan syariat Islam, tidak ada yang melarang,” imbuhnya.

Front Pembela Islam. Foto: Dok Antara.
Front Pembela Islam. Foto: Dok Antara.

JK lalu mengatakan kepada Rizieq bahwa dirinya merasa tersinggung jika ada pihak yang berupaya memasukkan aturan yang ada di kitab suci ke dalam undang-undang atau peraturan daerah (perda).

Menurutnya, upaya tersebut justru merendahkan kitab suci. “(Habib Rizieq) Diam dan karena itu kami tidak sepaham, sehingga jalan sendiri-sendiri. Silakan mendukung siapa, saya tidak ada urusan,” jelasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close